Kota Malang, blok-a.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang menjelaskan proses dan tahapan yang harus dilalui setiap dapur Sekolah Pusat Pangan Gizi (SPPG) sebelum mendapatkan rekomendasi Sanitasi Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hingga Sabtu (25/10/2025), baru delapan dari 17 dapur MBG yang berhasil memenuhi seluruh kriteria tersebut.
Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, mengatakan bahwa rekomendasi SLHS hanya akan diterbitkan jika tiga indikator utama terpenuhi. Tahapan pertama adalah seluruh karyawan wajib menjalani pelatihan penjamah makanan.
“Kewenangan Dinkes mengeluarkan rekom SLHS setelah tiga indikator memenuhi syarat. Pertama, semua karyawan harus sudah menjalani pelatihan penjamah makanan,” jelas Husnul, Minggu (26/10/2025).
Tahapan kedua, lanjutnya, adalah pemeriksaan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (ILK) dengan standar minimal nilai 80. Pemeriksaan ini mencakup seluruh aspek pengelolaan makanan, mulai dari bahan mentah hingga limbah dapur.
Tahapan ketiga meliputi pemeriksaan kualitas air secara kimiawi maupun mikrobiologi, serta hasil swab pada alat masak. Seluruh hasil uji tersebut harus memenuhi syarat kelayakan kesehatan.
“Kalau tiga ini sudah terpenuhi semua, baru kami keluarkan rekomendasi SLHS,” tegas Husnul.
Dari total 17 dapur MBG di Kota Malang, delapan di antaranya sudah memenuhi seluruh tahapan dan mendapat rekomendasi SLHS. Dapur tersebut berada di Arjosari, Purwodadi, Madyopuro, Rampal Celaket, IR Rais, Insan Permata Tunggulwulung, Tulusrejo, Bahrul Maghfiroh, dan Bani Umar Tlogomas.
Sementara sembilan dapur lainnya masih dalam proses perbaikan berdasarkan hasil evaluasi awal dari tim Dinkes.
“Yang belum terbit sedang ditambahkan atau diperbaiki dari hasil awal. Mudah-mudahan minggu depan sudah bisa kami evaluasi ulang, dan kalau memenuhi syarat semua, 17 SPPG sudah mengantongi rekom SLHS,” katanya.
Meski belum semuanya memenuhi standar, dapur yang masih dalam tahap pemenuhan syarat tetap diperbolehkan beroperasi. Namun, Dinkes terus memberikan catatan perbaikan agar seluruh dapur dapat segera memenuhi standar SLHS. (bob)








