DLH Kota Malang Ajukan Hampir Rp100 Juta untuk Perbaiki Air Mancur Dua Taman Ikonik

Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang sebut Bank Sampah di Kota Malang Kian Bergeliat, 400 Unit Kini Kembali Aktif Beroperasi (foto: Blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang sebut bank sampah di Kota Malang kian bergeliat, 400 unit kembali aktif beroperasi (foto: Blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang bakal mengajukan anggaran hampir Rp100 juta untuk memperbaiki air mancur di dua taman ikonik, yakni Alun-Alun Tugu dan Taman Trunojoyo.

Pengajuan anggaran tersebut akan dimasukkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Perbaikan diperlukan karena sistem pompa dan mesin pemancar air di kedua lokasi mengalami kerusakan.

Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang mengatakan, kerusakan paling terlihat terjadi pada air mancur Alun-Alun Tugu.

Saat ini, pancaran air yang seharusnya bisa mencapai sekitar enam meter hanya mampu menyembur setinggi 2,5 hingga 3 meter.

“Seharusnya bisa tinggi sampai enam meter, tapi kondisi sekarang tingginya hanya sekitar 2,5 sampai 3 meter,” ujar Raymond, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut disebabkan kerusakan pada tiga unit pompa. Ketiganya mengalami gangguan teknis setelah terbakar sehingga membuat performa air mancur menurun.

DLH kemudian berencana mengganti unit pompa yang rusak. Untuk perbaikan air mancur di Alun-Alun Tugu, anggaran yang diajukan sekitar Rp50 juta.

“Untuk yang di Alun-Alun Tugu, kami usulkan kurang lebih sekitar Rp50 juta. Nanti kami usulkan ketika PAK,” jelasnya.

Sementara itu, air mancur di Taman Trunojoyo juga mengalami kerusakan. Gangguan terdapat pada bagian mesin atau spul yang mendukung sistem pemancar air.

Akibatnya, air mancur di taman yang berada di depan Stasiun Malang Kota Baru tersebut tidak dapat berfungsi secara optimal.

Untuk memperbaikinya, DLH memperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp40 juta dan akan mengusulkannya melalui PAK.

“Kalau yang Taman Trunojoyo sekitar Rp40-an juta. Jadi total keduanya hampir Rp100 jutaan,” ucapnya.

DLH berharap pengajuan anggaran tersebut dapat terealisasi sehingga perbaikan bisa segera dilakukan. Dengan begitu, air mancur di dua ruang publik tersebut dapat kembali berfungsi optimal.

Alun-Alun Tugu dan Taman Trunojoyo sendiri menjadi bagian dari kawasan pusat Kota Malang yang ramai digunakan masyarakat. Perbaikan fasilitas diharapkan dapat menjaga kenyamanan sekaligus mendukung daya tarik kawasan tersebut. (bob)

Redaktur pelaksana sekaligus Jurnalis blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu sosial, politik, dan peristiwa terkini di Malang Raya.