Jembatan Balak Kota Malang Diperbaiki, DPUPRPKP Sebut untuk Jaga Keamanan Pengguna Jalan

Pengerjaan Jembatan Balak yang menghubungkan Kecamatan Kedungkandang dengan Kecamatan Sukun oleh DPUPRPKP Kota Malang (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Pengerjaan Jembatan Balak yang menghubungkan Kecamatan Kedungkandang dengan Kecamatan Sukun oleh DPUPRPKP Kota Malang (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Jembatan Balak di Kota Malang yang berada di belakang pengisian BBM Lowokdoro, Gadang mendapat perawatan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang.

Jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Kedungkandang dengan Kecamatan Sukun ini dilakukan sebagai bagian dari pemeliharaan untuk menjaga kualitas dan fungsi jembatan.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, R Dandung Djulharjanto, mengatakan perawatan dilakukan karena jembatan tersebut sudah memasuki waktu pemeliharaan.

“Untuk menjaga kualitas, biar tetap berfungsi dengan baik,” ujar Dandung saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Pria yang juga menjabat sebagai Pj Sekretaris Daerah Kota Malang ini mengungkapkan, pemeliharaan juga berkaitan dengan aspek keselamatan masyarakat yang menggunakan jembatan tersebut. Kondisi jembatan perlu dijaga agar tetap aman saat dilalui.

“Pasti itu untuk menjaga keamanan pengendara yang melewati jalan tersebut. Kita tetap memberikan keamanan bagi pengguna jalan,” tambahnya.

Dandung menyebut bentang jembatan yang tengah mendapatkan perawatan tersebut berada di kisaran 80 meter. Namun, ia belum dapat memastikan secara rinci kapan terakhir kali jembatan tersebut menjalani perbaikan, karena masih perlu mengecek data kepada jajaran teknis.

“Yang jelas perbaikan ini dilakukan karena jembatan sudah terlalu lama. Sehingga riskan jika tidak diperbaiki,” katanya.

Selain bagian jembatan, terdapat pekerjaan penambalan pada akses jalan menuju jembatan. Dandung menjelaskan pekerjaan tersebut bukan pengaspalan secara keseluruhan, melainkan penambalan agar transisi dari jalan menuju jembatan lebih nyaman dilalui.

“Untuk pengaspalan untuk memberikan kenyamanan sebelum pengendara melewati jembatan,” tuturnya.

Dandung menegaskan, pemeliharaan jembatan dilakukan untuk mempertahankan kondisi infrastruktur agar tetap berfungsi dengan baik sekaligus memberikan keamanan bagi masyarakat yang melintas. Ia menyebut pengerjaan ini hanya dilakukan dalam satu hari saja.

“Pengerjaan hanya membutuhkan satu hari. Sehingga nanti pengendara bisa melintas jika perbaikan sudah selesai dikerjakan,” pungkasnya. (yog)

Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya. Fokus peliputan pada isu sosial, politik, pemerintahan dan peristiwa terkini.