H+2 Lebaran, Stasiun Malang Masih Landai

Situasi Stasiun Malang saat H+2 libur lebaran Idul Fitri 2024 (dok. PT KAI Dop 8)
Situasi Stasiun Malang saat H+2 libur lebaran Idul Fitri 2024 (dok. PT KAI Dop 8)

Kota Malang, blok-a.com – Hingga H+2 lebaran Idul Fitri 1445 H tepatnya pada Jumat (12/4/2024) minat balik mudik masyarakat dari Stasiun Malang masih landai.

Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya pada Kamis (11/4) kemarin pukul 11.00 WIB, tiket kereta api jarak jauh yang telah dipesan pemudik hanya berjumlah 19.744 tiket.

Perlu diketahui, PT KAI Kaop 8 menyediakan sebanyak 63.330 tiket kereta api jarak jauh dengan keberangkatan di Stasiun Malang. Artinya, dari total keseluruhan tiket yang belum terjual masih sebanyak 43.586 tiket.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, okupansi tertinggi pemesanan tiket arus balik mudik untuk keberangkatan Stasiun Malang terjadi pada 14 April 2024 atau H+3 lebaran, dengan pemesanan sebanyak 2.626 tiket.

“Setiap harinya Stasiun Malang menyediakan 6.333 tiket,” ujar Luqman saat dikonfirmasi awakmedia, Jumat (12/4/2024).

Terdapat sejumlah tujuan kabupaten/kota yang belum cukup banyak dipesan oleh pelanggan, diantaranya yakni Kota Madiun, Solo dan Yogyakarta.

Sementara itu, lanjut Luqman, paling tinggi pemesanan tiket kereta jarak jauh yakni pada waktu menjelang akhir libur lebaran. Yakni pada Minggu (14/4), dengan jumlah 2.626 tiket.

“Jumat pada 12 April ada 2.293 tiket, Sabtu 13 April sebanyak 2.417 tiket, Minggu 14 April paling tinggi dengan total 2.626 tiket. Kemudian Senin 15 April sebanyak 2.435 tiket,” rincinya.

Lebih lanjut, selama masa angkutan lebaran 2024, mulai 31 Maret hingga 11 April, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani sebanyak 41.195 pelanggan untuk keberangkatan dari Stasiun Malang.

Pada Kamis (11/4), KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 2.687 pelanggan berangkat di Stasiun Malang, dan 2.725 pelanggan turun di Stasiun Malang.

“Untuk informasi tentang ketersediaan tiket arus balik pada angkutan lebaran 2034, masyarakat dapat melihatnya di aplikasi Access by KAI,” ujarnya.

“Jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi KAI Access yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan”, lanjutnya. (ptu)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?