Jelang Lebaran, DPUPRPKP Kota Malang Pastikan Jalan Poros Mulus

Kepala DLH Kota Malang Noer Rahman Wijaya menjelaskan bahwa rencana perbaikan median jalan ini sudah masuk dalam konsep perencanaan
Median Jalan di Jalan Veteran Kota Malang Rusak, DLH Siapkan Perbaikan

Kota Malang, blok-a.com – Menjelang arus mudik Lebaran, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang memastikan kondisi jalan utama dalam keadaan prima. Seluruh jalan poros diklaim sudah bebas dari lubang setelah dilakukan perbaikan intensif dalam sepekan terakhir.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPRPKP Kota Malang, Kristian Bagus, mengatakan pihaknya menurunkan tim khusus yang setiap hari berkeliling untuk menutup lubang di sejumlah titik jalan.

“Semua jalan di Kota Malang yang poros, jalan-jalan utama itu sudah 100 persen tanpa lubang. Jadi kita tiap hari sekarang ada tim yang keliling untuk persiapan mudik ini, tutup lubang,” ujarnya.

Ia menambahkan, laporan dari masyarakat, termasuk yang masuk melalui media sosial, langsung ditindaklanjuti pada hari yang sama.

“Mungkin dari teman-teman medsos, hari ini kita tampung, hari ini kita tangani. Jadi satu minggu ini kita full ada tim khusus tutup lubang,” tambahnya.

Meski demikian, Kristian mengakui masih ada beberapa titik yang belum bisa ditangani, seperti kawasan Pasar Gadang yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan proyek.

Sementara itu, untuk kondisi flyover di Kota Malang, seperti di kawasan Arjosari dan Kota Lama, perbaikan masih bersifat sementara. Penanganan menyeluruh belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran.

“Kalau flyover, sementara ini penanganannya masih tutup lubang. Karena untuk perbaikan keseluruhan itu harus dikelupas, diganti aspal baru, termasuk sambungan jembatan atau expansion joint-nya,” jelasnya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran untuk perbaikan total dua flyover tersebut mencapai sekitar Rp4 miliar. Namun, hingga kini masih menunggu dukungan dari pemerintah pusat maupun provinsi.

“Kemarin kita sudah ajukan ke Kementerian PU dan juga ke provinsi, karena anggaran kota terbatas. Tapi memang ada kendala status jalan, sebagian nasional dan sebagian provinsi,” ungkapnya.

Kondisi bergelombang yang dirasakan pengendara di flyover, lanjut Kristian, disebabkan oleh aspal yang sudah aus serta penanganan sementara pada sambungan jembatan.

“Expansion joint-nya sementara kita tutup aspal, jadi terasa bergelombang. Idealnya memang harus diganti,” katanya.

Selain itu, kerusakan parah yang terjadi di sekitar simpang keluar flyover Arjosari menuju arah selatan juga belum bisa ditangani oleh Pemkot Malang karena merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Itu jalan nasional, jadi sudah kami laporkan. Penanganannya juga masih sebatas tambal sulam dari pihak terkait,” jelasnya.

Meski terdapat sejumlah titik yang masih dalam kondisi kurang ideal, Kristian memastikan secara umum jalan di Kota Malang aman dilalui kendaraan, terutama saat arus mudik.

“Tidak berbahaya, karena di titik-titik itu kendaraan pasti melambat. Kerusakan juga dipengaruhi beban berat kendaraan seperti truk,” pungkasnya. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com