Kota Malang, blok-a.com – Produksi sampah di Kota Malang selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 diprediksi bakal bertambah.
Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigorang menjelaskan, produksi sampah diprediksi meningkat antara 20 ton per hari.
Saat ini jumlah produksi harian sampah di Kota Malang jumlahnya 720 ton kurang lebih.
“Dengan kondisi libur Nataru itu, prediksi yang sebelum-belumnya ada penambahan sampah di tiap harinya kurang lebih 20 ton,” ujarnya, Senin (15/12/2025).
Karena produksi sampah yang bertambah, Raymond menginstruksikan petugas sampah untuk lembur selama libur Nataru.
“Teman-teman yang di lapangan kita siapkan untuk lembur, jadi yang biasanya jam hari kerjanya itu jam 05.00 pagi sampai jam 16.00, kita tambahi,” imbuh dia. Tambahan jam kerja itu juga berlaku untuk akhir pekan pula.
Tambahan jam kerja ini dilakukan untuk memastikan kondisi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Kota Malang selalu bersih dari tumpukan sampah.
“Untuk kondisi TPS-TPS yang sudah menumpuk di jam pengambilan tentunya akan bertambah lagi demgan teman-teman menambah jam kerjanya dengan harapan gak ada masalah untuk pengambilan sampah itu,” imbuhnya.
Sementara untuk truk pengangkut sampah tidak ada penambahan. Jumlahnya tetap 48 truk disiagakan selama Nataru untuk mengambil sampah di TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang. Meskipun jumlah sama, truk-truk itu bakal mengambil TPS dua sampai tiga kali, tidak satu kali lagi seperti hari biasa.
“Armada itu tidak bertambah, cuma jam pengambilan atau rate pengambilan itu yang ditambah. Mengingat karena volumenya bertambah, yang seharusnya mungkin satu TPS itu satu kali, maka bisa ngambil dua atau tiga kali,” tutupnya.








