Munas Perdana Aremania Satu Lahirkan Ali Rifki Sebagai Koordinator Presidium

Hari pertama Munas Aremania Satu, Sabtu (1/6/2024).(blok-a.com/Satria Akbar Sigit)
Hari pertama Munas Aremania Satu, Sabtu (1/6/2024).(blok-a.com/Satria Akbar Sigit)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Sejarah baru terukir bagi Aremania. Pada hari Sabtu (1/6/2024), di Dome Universitas Muhammadiyah Malang, Musyawarah Nasional (Munas) Perdana Aremania Satu digelar. 

Munas ini menandai bersatunya suporter Arema FC dan Arema Indonesia di bawah satu wadah organisasi. Agenda ini berlangsung selama dua hari, 1-2 Juni 2024.

Pada hari pertama, Munas Aremania Satu ini diawali dengan agenda pembukaan dan pemilihan presidium Aremania. 

Sebanyak 324 suara dari perwakilan korwil/komunitas Aremania di seluruh Indonesia dan luar negeri dikumpulkan untuk menentukan nakhoda bagi salah satu kelompok suporter terbesar di Jawa Timur ini.

Lewat proses pemilihan yang terbuka dan demokratis, Ali Rifki, mantan manajer Arema FC di musim 2021/2022, keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara terbanyak.

Syahrul Sajidin yang bertugas menjadi pimpinan 1 sidang tersebut memutuskan Ali Rifki sebagai peraih suara terbanyak dengan jumlah suara hampir setengah total suara.

“Dengan demikian, Ali Rifki menjadi koordinator presidium Aremania dengan raihan terbanyak dengan 150 suara,” putus Syahrul usai penghitungan suara.

Ali Rifki mengungguli 8 calon presidium lainnya, dan dalam kesempatan ini sebanyak total tujuh orang presidium telah terpilih.

Ali Rifki kini mengemban amanah sebagai koordinator presidium Aremania untuk masa jabatan dua tahun, yakni 2024-2026.

Bersama enam presidium terpilih lainnya, Ali Rifki dihadapkan pada satu misi untuk membawa Aremania Satu ke arah yang lebih solid dan bermartabat. 

Misi utama mereka adalah mempersatukan seluruh elemen Aremania, menjaga kondusifitas, dan membawa nama baik Arema di kancah sepak bola nasional.

Munas Perdana Aremania Satu menjadi tonggak penting dalam sejarah suporter Arema. Pemilihan presidium yang demokratis dan transparan ini diharapkan dapat melahirkan kepemimpinan yang kuat dan berwibawa.

Dengan ini, tonggak harapan untuk membawa Aremania Satu kembali menuju masa keemasan sudah terasah tajam. Tonggak tersebut tinggal ditancapkan dengan pengukuhan presidium terpilih yang dilaksanakan pada hari MInggu (2/6/2024).

Tak hanya itu, langkah ini adalah satu langkah maju dalam upaya merengkuh keadilan yang seadil-adilnya untuk 135 nama yang terukir sebagai Aremania abadi.