Pekerjaan Fisik Jalan Gondanglegi – Balekambang Mulai Digarap

Tinjauan Bupati Malang, Sanusi beserta jajaran ke pengerjaan fisik proyek strategis infrastuktur Jalan Gondanglegi - Balekambang di Kecamatan Gondanglegi (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Tinjauan Bupati Malang, Sanusi beserta jajaran ke pengerjaan fisik proyek strategis infrastuktur Jalan Gondanglegi - Balekambang di Kecamatan Gondanglegi (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.comPekerjaan fisik proyek strategis infrastruktur jalan nasional sepanjang 31 kilometer dari Gondanglegi hingga Balekambang mulai digarap, pada Rabu (4/9/2024).

Dalam kesempatannya, Bupati Malang, Sanusi bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang dan stakeholder terkait melakukan peninjauan untuk memastikan proyek yang digarap oleh Kementerian PUPR RI sudah dilakukan.

Dalam tinjauannya, Sanusi bersama rombongan juga turut membantu melakukan perampasan dahan pohon di Jalan Dr. Wahidin, Gondanglegi.

“Kegiatan ini untuk memastikan bahwa jalan Gondanglegi – Balekambang sudah mulai pengerjaannya,” kata Sanusi saat ditemui, Rabu (4/9/2024).

Total panjang ruas jalan yang dikerjakan sepanjang Gondanglegi hingga Balekambang sepanjang 31 kilometer. Sementara itu, badan jalannya selebar 10 meter, dengan bahu jalan dan drainase selebar 1,5 meter.

“Totalnya lebar jalan termasuk badan dan bahu jalan akan menjadi 13 meter. Diawali pemotongan pohon jalan selanjutnya pemerataan jalan baru ini nanti diaspal,” beber Sanusi.

Selama pengerjaan, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu meminta agar masyarakat bisa memaklumi jika dimungkinkan akan terjadi buka tutup jalan sehingga akan menimbulkan kemacetan.

Sebab, dengan perbaikan jalan yang sempat rusak akibat perbaikan Jalan Lintas Selatan (JLS) 2022 lalu itu diharapkan dapat meningkatan kunjungan wisatawan di Malang Selatan.

“Selain itu, ketika ini menjadi jalan nasional harapannya multiplayer efeknya akan berdampak pada perkembangan ekonomi juga investasi,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas PU Bina Marga, Khoirul Isnaidi Kusuma menambahkan, pekerjaan fisik yang dilakukan langsung sekaligus untuk dua segmen tersebut berada di titik LOT 16A dan LOT 16B.

Item pekerjaan yang harus dilakukan, harus ada pekerjaan penggantian pondasi bawah dan pondasi atas, masing-masing 30 sentimeter dari bawah, ditambah 20 centimeter atau urukan, AC-BC dan AC-WC.

“Pondasi dua lapis, aspal dua lapis. Jadi seperti JLS, jadi totalnya aspal 10 centimeter,” pungkasnya. (ptu/bob)