Sejarah Pasar Besar di Kota Malang, Dibangun Pada Masa Penjajahan Belanda

Jelang Tahun 2024, Revitalisasi dan Relokasi Pasar Besar Kota Malang Gagal
Tampak depan Pasar Besar Malang (blok-a/Helen)

 

Kota Malang, Blok-a.com – Pasar Besar Kota Malang merupakan salah satu pasar tertua dan terbesar di Malang. Pasar ini dibangun pada tahun 1914 oleh pemerintah Hindia Belanda.

Pada awalnya, pasar ini bernama Pasar Gemeente, yang berarti pasar milik pemerintah.
Pasar Besar Malang dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Malang akan tempat berdagang.

Pada saat itu, Malang merupakan kota yang berkembang pesat, sehingga kebutuhan akan pasar juga semakin meningkat.

Dilansir dari berbagai sumber, awal pembangunan Pasar Besar Kota Malang dibangun di atas lahan seluas 1,2 hektar. Bangunan pasar ini memiliki luas 2.500 meter persegi dan terdiri dari dua lantai.

Pasar Besar Malang mengalami beberapa kali renovasi. Yakni renovasi pertama dilakukan pada tahun 1938, dan renovasi kedua dilakukan pada tahun 1973. Pada renovasi kedua, Pasar Besar Malang diperluas dan dibuat menjadi dua lantai.

Kala itu, renovasi dilakukan karena pertumbuhan perdagangan yang begitu besar dan menambah jumlah kebutuhan menampung pedagang.

Pada tahun 1991, bentuk pasar menjadi berubah dan menjadi bangunan yang sepenuhnya dikelilingi tembok di bagian luar. Selain itu, Pasar Besar Malang hadir dengan empat lantai.

Pada waktu itu, lantai 1 dan 2 untuk menampung pasar tradisional. Sementara lantai 3 untuk Matahari Department Store. Serta lantai 4 untuk Pusat Grosir Matahari. Di lantai 3 dan 4 juga diberi fasilitas tempat parkir kendaraan roda dua maupun empat.

Sayangnya, setelah masa itu sempat terjadi kebakaran besar lagi pada tahun 2003, kebakaran bersumber dari lantai 3 Matahari Department Store. Total kerugiannya ditaksir mencapai Rp40 miliar. Pasca kebakaran, renovasi besar dilakukan. Namun, bentuk bangunan pasar tetap dan tidak berubah hingga saat ini.

Pasar Besar Malang menjadi pusat perdagangan di Malang selama bertahun-tahun silam. Pasar ini menjual berbagai macam barang, mulai dari bahan makanan, pakaian, hingga peralatan rumah tangga. Keberadaan pasar ini juga menjadi tempat berkumpulnya masyarakat Malang untuk berbelanja dan bersosialisasi.

Pasar Besar Malang memiliki peran penting dalam perekonomian Kota Malang. Kini, tercatat pasar ini menjadi sumber mata pencaharian bagi kurang lebih 2 ribu pedagang dan karyawan. (mg2/bob)