SPBE Kota Malang Sabet 3 Penghargaan Prestisius dalam Top Digital Award 2023

Pj Wali Kota Malang menerima 3 penghargaan dalam Top Digital Awards
Pj Wali Kota Malang menerima 3 penghargaan dalam Top Digital Awards

 

Kota Malang, blok-a.com – Kota Malang kembali mengukir prestasi gemilang dengan meraih 3 penghargaan bergengsi dalam ajang Top Digital Award 2023, yang berfokus pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Pencapaian luar biasa ini tidak terlepas dari langkah-langkah strategis dalam membenahi keamanan informasi serta meningkatkan layanan digital bagi warga. Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersyukur atas penghargaan ini. Ia juga menganggapnya sebagai dorongan untuk terus melangkah maju dalam transformasi digital.

“Digitalisasi di Pemkot Malang harus makin berdampak baik bagi warga. Tidak asal digital tapi harus benar-benar handal. Jadi kami terimakasih atas penilaian ini yang tentu harus kita tingkatkan terus kedepannya,” ungkap Wahyu.

Ketiga penghargaan yang diraih oleh Kota Malang meliputi Top Digital Implementation Level Bintang 5, Top Digital Leader atas kepemimpinan Wali Kota Malang, dan Top Chief Information Officer (CIO) atas penguatan manajemen dan tata kelola digital pada Diskominfo Kota Malang.

Keberhasilan ini dipandang sebagai hasil dari kebijakan progresif, seperti penetapan Peraturan Walikota Malang Nomor 8 Tahun 2023 tentang SPBE, pembentukan tim SPBE dan CSIRT, serta sertifikasi talenta digital.

Kepala Dinas Kominfo, Muhammad Nur Widianto memastikan terus membenahi layanan SPBE dengan melibatkan berbagai pihak untuk menjaga keamanan siber dan meningkatkan literasi digital masyarakat. Menyadari tantangan ke depan, ia menekankan perlunya upaya bersama, di mana literasi digital menjadi bagian penting.

“Kami menyadari tantangan kedepan keamanan informasi dan layanan digital adalah satu kesatuan yang makin diharapkan publik. Maka tentu upaya bersama dibutuhkan. Pun literasi digital masyarakat menjadi bagian pentingnya,” jelasnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Staf Ahli Menkominfo Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya, R. Wijaya Kusumawardhana menyoroti tingginya porsi dan potensi ekonomi digital nasional.

“Pada tahun 2030 nilai transaksi ekonomi digital diprediksi mencapai 218 Miliar USD sehingga secara nasional kontribusinya bisa mencapai 20,7% dari PDB. Digitalisasi ekonomi pun dinilai menjadi salah satu cara keluar dari jebakan middle income trap menuju negara maju,” terangnya.