Trans Jatim Ekspedisi Siap Hadir di Malang Raya, Siapkan Skema Gandeng Pos Indonesia

Trans Jatim di Malang saat berhenti di Kayutangan Heritage (blok-a/Bob Bimantara Leander)
Trans Jatim di Malang saat berhenti di Kayutangan Heritage (blok-a/Bob Bimantara Leander)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Selain akan meluncurkan Koridor 2 Trans Jatim yang melayani masyarakat Malang Raya pada akhir 2026 mendatang, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur juga berencana menghadirkan layanan Trans Jatim Ekspedisi di Malang Raya. Program ini disiapkan untuk memberikan layanan pengiriman barang dengan tarif terjangkau sekaligus terintegrasi hingga ke alamat tujuan.

Kepala Seksi Angkutan Dishub Jatim, Cito Eko Yuly Saputro, mengatakan layanan Trans Jatim Ekspedisi saat ini telah berjalan di kawasan Gerbangkertosusila (Gresik-Bangkalan-Mojokerto-Surabaya-Sidoarjo-Lamongan). Namun, tingkat penggunaannya masih belum sesuai harapan.

“Penggunanya itu belum sangat banyak. Memang ada setiap hari untuk pengiriman paket, sekitar 12 sampai 15 paket. Padahal harapan kami bisa sampai ratusan karena harganya juga terjangkau,” kata Cito saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, salah satu kendala yang dihadapi adalah sistem pengiriman yang masih terbatas dari terminal ke terminal sehingga kurang praktis bagi masyarakat.

“Di Gerbangkertosusila pengirimannya hanya dari terminal ke terminal. Sedangkan masyarakat Indonesia kan maunya lebih praktis, barang sampai ke rumah tujuan,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Dishub Jatim berencana menggandeng Pos Indonesia agar layanan pengiriman dapat menjangkau alamat penerima secara langsung.

“Dalam tiga sampai empat bulan ke depan kami akan menyiapkan perjanjian kerja sama agar layanan ini bisa berjalan berkelanjutan,” jelasnya.

Cito menambahkan, peluncuran layanan ekspedisi tersebut ditargetkan bersamaan dengan peresmian Koridor 2 Trans Jatim rute Talangagung–Hamid Rusdi–Arjosari.

“Targetnya dalam waktu peresmian koridor baru, semua program akan dikemas dalam satu momentum yang sama,” tuturnya.

Ia menyebut Trans Jatim Ekspedisi menawarkan sejumlah keunggulan dibanding layanan pengiriman lainnya, terutama dari sisi biaya dan perlindungan barang. Ia memastikan Trans Jatim Ekspedisi dilindungi oleh asuransi yang bekerja sama dengan Jasa Raharja Putera.

“Harganya pasti lebih terjangkau sekitar Rp. 2500 per kilogram karena operasionalnya dititipkan pada armada Trans Jatim yang sudah berjalan, bukan menggunakan kendaraan baru,” pungkas Cito. (yog/bob)