Usai Dikeluhkan Bau, Area Dry Fountain Alun-Alun Merdeka Kota Malang Bakal Dipagari

Akhir pekan, Alun-alun Merdeka Kota Malang Diserbu 2500 pengunjung. (blok-a.com / M Berril Labiq)
Akhir pekan, Alun-alun Merdeka Kota Malang Diserbu 2500 pengunjung. (blok-a.com / M Berril Labiq)

Kota Malang, blok-a.com – Area dry fountain di Alun-Alun Merdeka Kota Malang rencananya akan dipasangi pagar buka-tutup. Langkah ini disiapkan menyusul keluhan pengunjung terkait bau tak sedap dari air mancur lantai tersebut.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan, pemasangan pagar bertujuan membatasi pengunjung agar tidak menyalahgunakan fasilitas dry fountain yang sejatinya dirancang sebagai atraksi visual, bukan untuk mandi.

“Nanti sambil saya konfirmasi dengan Dinas LH dan Bank Jatim, akan saya pasang pagar yang sifatnya bisa buka-tutup,” jelas Wahyu.

Sejak Alun-Alun Merdeka dibuka kembali pascarevitalisasi, dry fountain menjadi salah satu daya tarik utama. Banyak pengunjung, terutama anak-anak, terlihat bermain air saat air mancur menyala.

Namun, di sisi lain, muncul keluhan dari masyarakat karena air yang keluar sempat tercium berbau. Kondisi ini bahkan sempat viral di media sosial.

Menurut Wahyu, bau tersebut diduga muncul akibat ulah oknum pengunjung yang memanfaatkan area itu untuk mandi, bahkan disinyalir ada yang buang air kecil.

“Dry fountain memang dibuat untuk ditonton, bukan untuk mandi. Mungkin ada anak kecil main air lalu mandi di situ dan diduga buang air kecil di sana,” ujarnya.

Konsep pagar yang disiapkan nantinya bisa dibuka dan ditutup. Saat air mancur menyala, pagar akan ditutup agar tidak ada lagi pengunjung yang masuk ke area tersebut.

Wahyu mengakui tingginya antusias masyarakat mengunjungi Alun-Alun Merdeka merupakan bagian dari euforia setelah kawasan itu selesai direnovasi. Pemkot Malang, kata dia, akan terus melakukan evaluasi agar fasilitas publik dapat dinikmati dengan tertib.

“Bagaimanapun ini euforia, mereka senang. Akan kita tata lagi dan terus kami evaluasi,” pungkasnya. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com