Tak Perlu Takut, Wawali Kota Malang Persilakan Warga Adukan MBG Lewat Medsos

Beasiswa Pemkot Malang Resmi Bergulir, 1.151 Pelajar Jadi Penerima
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin (dok. Prokopim Kota Malang for blok-a)

Kota Malang, blok-a.com – Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin mengajak masyarakat untuk berani lapor terkait berbagai persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Malang. Laporan tersebut bisa disampaikan melalui hotline aduan hingga media sosial pejabat Pemerintah Kota Malang.

Ajakan ini muncul setelah muncul sejumlah keluhan terkait kualitas menu MBG yang diterima pelajar. Bahkan sebelumnya sempat ditemukan makanan yang tidak layak konsumsi, mulai dari adanya belatung hingga buah yang sudah busuk.

Ali menegaskan, Pemkot Malang telah merekomendasikan kepada Badan Pangan Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan dalam program MBG di Kota Malang.

“Kami juga sudah sampaikan ke sekolah-sekolah untuk berani menolak kalau ada makanan yang tidak layak seperti ada belatung, basi dan lainnya,” kata Ali, Sabtu (7/3/2026).

Untuk memperketat pengawasan, Pemkot Malang juga akan membentuk Satgas MBG yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait. Satgas ini nantinya bertugas memonitor langsung kualitas menu MBG yang didistribusikan ke sekolah-sekolah.

Selain melakukan pemantauan, satgas tersebut juga akan melakukan analisa kelayakan, memastikan penerapan SOP, hingga memberikan rekomendasi evaluasi berdasarkan temuan di lapangan.

Di sisi lain, Pemkot Malang juga akan memperkuat kanal pengaduan masyarakat. Aduan nantinya bisa disampaikan melalui hotline milik Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan), Dinas Kesehatan (Dinkes), hingga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.

Tak hanya itu, Ali juga mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan keluhan langsung melalui media sosial pejabat Pemkot Malang.

“Secara pribadi bisa melalui media sosial kami. Baik milik Pak Wali atau saya langsung sehingga bisa segera kami tindak lanjuti,” tegasnya.

Ali memastikan Pemkot Malang terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat. Ia juga meminta warga tidak takut melapor apabila menemukan menu MBG yang tidak layak dikonsumsi.

“Jadi tidak ada lagi alasan ketakutan karena sudah ada banyak ruang untuk menyampaikan aduan demi kebaikan bersama. Silakan bisa lewat sekolah, kelompok masyarakat maupun media agar ada evaluasi bersama,” pungkasnya. (bob)