Kabupaten Malang, blok-a.com – Rencana pembangunan kampus Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (UB) di Kabupaten Malang dipastikan masih berproses. Pemerintah Kabupaten Malang bahkan telah menyiapkan hibah lahan seluas 30 hektare di Dusun Tegaron, Desa Panggungrejo, Kecamatan Kepanjen untuk mendukung rencana investasi pendidikan tersebut.
Namun, proyek pengembangan kampus itu sementara mengalami kendala administratif. Sejumlah petak lahan yang direncanakan masuk dalam area pembangunan diketahui berstatus ruang terbuka hijau (RTH).
Kepala Bagian Kerjasama Setda Kabupaten Malang, Ikhwanul Muslimin, membenarkan adanya kendala tersebut. Hal itu diketahui setelah pihak Universitas Brawijaya mengajukan Detail Engineering Design (DED) ke pemerintah pusat.
“Alhasil, karena pihak UB tidak mau beresiko, akhirnya merombak Detail Engineering Design (DED), dan diajukan kembali,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, saat ini pengajuan ulang DED tersebut masih dalam proses. Meski demikian, kondisi tersebut membuat jadwal pembangunan kampus vokasi UB di Kabupaten Malang mengalami keterlambatan dari target awal.
“Doanya, semoga prosesnya berjalan lancar,” tambahnya.
Di sisi lain, dukungan terhadap rencana investasi pendidikan tersebut juga datang dari DPRD Kabupaten Malang. Anggota DPRD Kabupaten Malang, Amarta Faza, berharap pemerintah daerah turut aktif mengawal penyelesaian persoalan administrasi tersebut.
Ia menilai kehadiran Fakultas Vokasi UB di Kabupaten Malang akan memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Saya harap, UB yang sudah berkomitmen untuk berinvestasi pendidikan di Kabupaten Malang terhalang dengan persoalan administrasi tersebut,” ungkapnya.
Menurut Amarta, pemerintah daerah dapat memperkuat koordinasi dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk mencari solusi atas status lahan yang masuk kategori RTH.
“Kalau bisa, dapat dikondisikan supaya lahannya bukan bagian dari RTH,” pungkasnya. (yog)








