Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Kelurahan Dinoyo Malang Terbakar, Satu Korban Terluka

Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Kelurahan Dinoyo Malang Terbakar, Satu Korban Terluka
Diduga Korsleting Listrik, Rumah di Kelurahan Dinoyo Malang Terbakar, Satu Korban Terluka

Kota Malang, blok-a.com – Warga Jalan Gajayana gang 1 Kelurahan Dinoyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang digemparkan adanya salah satu rumah warga terbakar hebat, Senin (30/10/2023) petang kemarin.

Kebakaran terjadi di dua ruang kamar di lantai dua, rumah milik Nurul Zuliyati (41) warga RT 06 RW 02 Kelurahan Dinoyo, sekitar pukul 18.15.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Agoes Soebekti saat dikonfirmasi blok-a.com membenarkan kejadian rumah terbakar.

Dia mengatakan berdasarkan keterangan pemilik rumah, rumah itu terbakar diketahui setelah sang pemilik baru saja melaksanakan salat magrib.

Sebelum kebakaran terjadi, masih dari keterangan Nurul, anggota keluarganya beberapa kali menancapkan kabel listrik ke colokan di lantai satu untuk menyalakan lampu.

Namun kabel listrik itu tak kunjung membuat lampu itu menyala.

“Setiap dicolok, jeglek mati. Sekitar tiga kali lampu hidup mati hidup mati saat dicolokin,” ujar Agoes menirukan ucapan korban , Selasa (31/10/2023)

Lanjut, colokan kabel listrik di lantai satu tersebut, mengalir ke lantai dua rumah yang ditinggali Nurul.

Dalam kondisi lampu yang tidak stabil, tercium bau sangit bersumber dari lantai dua.

Nurul kemudian memeriksa ke atas. Dilihatnya, kasur sudah dalam kondisi terbakar.

“Melihat kasurnya terbakar , korban berusaha memadamkan api secara manual , namun justru api semakin membesar,” imbuhnya.

Melihat api semakin membesar dilantai 2, Nurul turun dan berteriak meminta bantuan ke warga sekitar hingga menelpon petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kota Malang.

“Petugas piket Damkar yang mendapatkan telpon langsung  meluncurkan 6 Unit Mobil Damkar kelokasi untuk melakukan pembasahan,” beber Agoes.

Petugas berjibaku melakukan penyemprotan dalam kondisi gelap. Selain itu, akses jalannya sempit membuat mobil damkar tidak bisa masuk kelokasi.

“Petugas menarik ( mengolor ) selang semprot sepanjang 15 meter hingga sampai pada objek yang terbakar” urainya.

Sekitar pukul 19.45 Wib, api bisa dipadamkanz

Dalam peristiwa ini , bangunan rumah, plafon, genteng dan beberapa barang elektronik, seperti TV terdampak kebakaran dan korban mengalami kerugian material sekitar Rp 52 juta.

Selain itu, dalam peristiwa ini juga terdapat korban luka. Korban luka itu adalah warga sekitar yang membantu proses pemadaman rumah itu. Warga itu kakinya terbakar di bagian kali dan kini dilarikan ke rumah sakit.

“Dan ada satu warga sekitar yang ikut membantu proses pemadaman mengalami luka bakar dibagian kaki dan dilarikan kerumah sakit setempat ,” tandasnya. (mg1/bob)