Ini Hasil Autopsi Ibu di Malang yang Tewas Gantung Diri Usai Bunuh Anaknya

Lokasi ibu muda ditemukan tewas gantung diri sementara anaknya bersimbah darah. (blok-a.com/Agus Demit)
Lokasi ibu muda ditemukan tewas gantung diri sementara anaknya bersimbah darah. (blok-a.com/Agus Demit)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Pihak kepolisian telah merilis hasil autopsi jenazah ibu muda di Karangploso, Kabupaten Malang, yang ditemukan tewas gantung diri pada Jumat (21/7/2023) lalu.

Korban yang juga terduga pelaku pembunuhan sang anak, Akila Putri (3) dinyatakan benar meninggal akibat gantung diri.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Riski Wahyu Saputro mengatakan, proses autopsi Mujiati (33) dilakukan tim Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

“Memang dari hasil otopsi tanda tanda. Untuk estimasi meninggal sekitar pukul 23.00 WIB sampai sampai 05.00 WIB pagi hari,” terang Wahyu saat dikonfirmasi, Selasa (25/7/2023).

Sementara itu, hasil autopsi Akila Putri (3) diketahui adanya sayatan di pergelangan tanggan kanan yang menyebabkan pembulu darah vena korban putus hingga meninggal dunia.

“Dengan terputusnya pembulu vena korban mengalami pendarahan yg sangat banyak akhirnya mati lemas. Kemudian korban Akila ini diindikasikan meninggal kurang lebih sejak pukul 20.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB, dan ditemukan hampir lebih 18 jam,” imbuhnya.

Sebelum melakukan gantung diri, lanjut Riski, Mujiati sempat menyayat tangan kirinya. Namun, karena luka tak terlalu dalam, ia masih bisa selamat.

Bahkan, Mujiati sempat menusuk bagian dadanya. Namun, lagi-lagi percobaan bunuh diri itu gagal.

Sehingga, selanjutnya Mujiati memilih untuk menggantung dirinya dengan seutas tali dengan cara menaiki almari pendingin (kulkas).

“Ada luka sayatan di bagian tangan kiri, kemungkinan setelah menyayat menyoba untuk menusuk dada namun tidak tembus. Karena tidak meninggal, kemudian melakukan bunuh diri dengan melakukan gantung diri,” jelasnya.

Sebelumnya, kedua korban Akila (3) dan Mujiati ditemukan meninggal dunia dengan kondisi yang mengenaskan di rumah kontrakannya di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Jumat (21/7/2023).

Gadis kecil berusia tiga tahun itu ditemukan bersimbah darah di kamar. Sementara sang ibu Mujiati ditemukan tewas dengan cara menggantung diri di dapur rumahnya. (ptu/lio)