Kota Malang, blok-a.com – Sebuah pohon besar tumbang tepat di depan Tandon Air Tlogomas pada hari Minggu (3/12/2023) malam. Pohon berdiameter hampir dua meter ini tumbang menimpa area tandon air dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Dalam proses evakuasi pohon tumbang pada Senin (4/12/2023) sempat diwarnai sebuah kejadian dimana seorang petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara mendadak pingsan saat memotong dahan pohon yang ambruk.
“Tadi panggil-panggil saya kira kelilipan, ternyata tiba-tiba pingsan,” terang seorang rekannya.
Diduga, petugas tersebut kelelahan dan kepanasan. Beberapa rekannya juga berceletuk jika mereka belum sempat sarapan.
Petugas yang pingsan tersebut langsung dievakuasi tak jauh dari lokasi, dan kemudian dijemput oleh ambulans. Informasi terbaru, petugas tersebut dibawa ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Unisma untuk diperiksa lebih lanjut.
Proses evakuasi batang pohon dilakukan mulai Senin pagi jam 07.00 oleh berbagai pihak mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Relawan Tangguh Kelurahan Tlogomas.
“Diperkirakan karena akar rapuh, terus kemarin itu hujan deras disertai angin. Akhirnya sekitar jam 18.50 ada suara keras ternyata pohon ini tumbang,” terang Riyadi, Bayan Kelurahan Tlogomas yang juga merupakan koordinator Relawan Tangguh Kelurahan tersebut.
“Kira-kira ada 50 orang petugas yang turun totalnya. Jadi tadi sejak jam 07.00 sudah dimulai bersih-bersih, lalu pertugas mulai kumpul semua sekitar jam 08.00,” terang Riyadi.
Dalam proses ini, turun pula pihak Kepolisian Sektor Lowokwaru yang bermarkas tidak jauh dari lokasi. Beberapa orang personel didampingi oleh Bhabinkamtibmas Tlogomas bertugas mengatur lalu lintas yang sedikit padat.
Kepadatan lalu lintas ini tidak hanya disebabkan oleh beberapa pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk menonton proses evakuasi, tapi juga disebabkan adanya warga yang meninggal tak jauh dari lokasi tandon.
Kejadian pohon tumbang ini mengakibatkan sejumlah kerugian seperti retaknya aspal tempat pohon tersebut berakar, dan kerusakan pagar pembatas area tandon air tersebut. Namun berapa besarnya kerugian masih belum dapat diperkirakan. (mg3/bob)








