Warga Bandulan Kota Malang Ditemukan Meninggal Membusuk di Ruang Tamu Rumahnya

Warga Bandulan Kota Malang Ditemukan Meninggal Membusuk di Ruang Tamu Rumahnya
Warga Bandulan Kota Malang Ditemukan Meninggal Membusuk di Ruang Tamu Rumahnya

Kota Malang, blok-a.com – Warga Jalan Bandulan Barat Gang Masjid RT 1 RW 1 Kelurahan Bandulan Kecamatan Sukun Kota Malang dikejutkan adanya salah satu warga yang meninggal dunia di ruang tamu rumahnya dalam kondisi membusuk lebih dari 2 hari.

Informasi didapatkan wartawan blok a-com, korban diketahui bernama Farid Rohman (43).

Kapolsek Sukun, AKP Yoyok Ucuk Suyono mengatakan, kejadian penemuan jenazah warga di Kelurahan Bandulan, Kota Malang itu terjadi sekitar pukul 18.35 WIB.

Penemuan jenazah warga tersebut berawal dari adanya bau busuk menyengat yang tercium dan mengarah ke rumah tersebut.

“Warga sekitar curiga dengan adanya bau tersebut, dan warga tidak pernah melihat korban keluar rumah selama 5 hari. Setelah itu, warga menghampiri rumah tersebut dan mengecek kondisinya,” kata AKP Yoyok saat dikonfirmasi blok-a.com, Minggu (14/1/2024).

Saat masuk ke dalam rumah, ternyata korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal. Saat ditemukan, korban posisinya duduk terlentang di sofa ruang tamu rumah.

“Melihat korban meninggal dengan posisi duduk terlentang di sofa ruang tamu rumah. Perangkat RT setempat melaporkan ke Polsek Sukun untuk segera ditindak lanjuti,” bebernya.

Mendapatkan laporan, petugas piiket reskrim polsek Sukun bersama Unit Inafis Polresta Malang Kota dan tim medis dari Satkom RJT Kota Malang tiba di lokasi.

Selanjutnya, setelah dilakukan olah TKP, jenasah korban dievakuasi ke kamar jenasah RSSA Kota Malang untuk dimintakan Visum.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya luka atau tanda kekerasan pada korban. Diduga kuat, korban meninggal karena penyakit yang dideritanya,” jelasnya.

Diungkapkan Yoyok, berdasarkan keterangan pihak keluarga kalau korban hidup berdua dengan ibunya yang memiliki riwayat gangguan jiwa.

“Korban hidup berdua dengan ibunya dan korban sudah lama mengalami penyakit diabetes. Dan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya luka atau tanda kekerasan pada korban. Diduga kuat, korban meninggal karena penyakit yang dideritanya,” imbuh AKP Yoyok

Setelah itu, jenazah dikembalikan kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.

“Pihak keluarga tidak berkenan dilakukan autopsi. Dan atas permintaan pihak keluarga juga, agar jenazah korban dibawa ke rumah duka dan segera dimakamkan,” tandasnya. (ags/bob)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?