Di Malang, PPI Ajak Warga Sukseskan Pilpres 2024 dengan Damai

Caption : Ketua PPI, Muhlis Ali (Dok. Pribadi for Blok-a.com)
Caption : Ketua PPI, Muhlis Ali (Dok. Pribadi for Blok-a.com)

Kabupaten Malang, Blok-a.com – Guna mencipatakan Bangsa Indonesia yang lebih maju dan siap menghadapi segudang tatangan, Poros Pemuda Indonesia (PPI) ajak seluruh elemen khususnya di Kabupaten Malang untuk mensukseskan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Ketua PPI, Muhlis Ali berpesan, agar seluruh elemen dan lapisan masyarakat dapat bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan demi terciptanya kondusifitas di Pilpres yang akan datang.

“Kami mengajak seluruh element dan komponen bangsa, masyarakat dan rakyat Indonesia, untuk bersama sama menciptakan Pilpres yang aman, damai serta mengawal seluruh tahapan proses Pemilu 2024 secara konstitusi,” ujar Muhlis saat ditemui awakmedia di Malang, Rabu (25/10/2023).

Disinggung terkait tiga pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo dan Machfud MD, serta Prabowo Soebianto dan Gibran Rakabuming Raka, ia menyebut ketiganya merupakan sosok figur sekaligus putra terbaik bangsa Indonesia.

“Dengan segudang pengalamannya, ketiga pasangan calon ini adalah putra terbaik bangsa Indonesia. Sehingga siapapun yang terpilih, akan memberikan harapan terbaik bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, untuk saat ini yang terpenting yakni bagaimana Bangsa Indonesia dapat menghadapi tantangan zaman kedepannya.

Pria asal Pagelaran Kabupaten Malang ini menyebut, kedepan Indonesia harus memiliki pemimpin yang dapat menuntaskan sejumlah permasalahan kompleks yang akan terjadi.

Mulai dari persoalan kemiskinan, krisis pangan, minimnya lapangan pekerjaan, lemahnya penegakan hukum dan korupsi yang ditafsirkan merajalela.

“Hal tersebut harus menjadi perhatian kita semua. Kita berharap siapapun yang jadi Presiden dan Wakil Presiden kedepan, harus mampu menyelesaikan persoalan mendasar bangsa Indonesia tersebut,” ujarnya.

Muhlis memastikan, menurutnya kontestasi politik 2024 lebih kondusif dibandingkan dengan 2019 lalu. Ia menjabarkan, di kontestasi politik sebelumnya, sempat terjadi polarisasi yang begitu tajam antar pendukung Presiden dan Wakil Presiden.

Sementara kondisi saat ini, dapat dipastikan lebih kondusif sebab tidak ada lagi polarisasi terhadap dukungan bagi masing masing pasangan calon.

“Pada Pilpres 2024 ini polarisasi yang mengatasnamakan antar kelompok Cebong dan Kampret sudah tidak ada lagi. Sehingga, kita berharap seluruh potensi dan element masyarakat tidak lagi sibuk dengan gontok-gontokkan mendukung pasangan calon Presiden dan calon Wakil Presiden,” ucapnya.

Yang terpenting menurutnya, siapapun presidennya diharapkan masyarakat bersama stalk holder terkait mampu berkerjasama untuk mengawal proses demokrasi.

“Untuk mencapai itu semua harus dibangun kerjasama dengan seluruh element masyarakat bersama TNI-Polri serta keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, ormas, dan pimpinan parpol,” tegasnya.

“Seluruh element tersebut harus bersama sama menciptakan suasana yang kondusif. Sehingga pelaksanaan Pilpres 2024 berjalan aman, damai dan menggembirakan,” lanjutnya. (ptu)