Partai Non-Parlemen Buru Sosok Cawalkot Malang untuk Didukung

Kota Malang, blok-a.com – Koalisi Partai Non-Parlemen Kota Malang yang baru terbentuk, ternyata sudah didekati beberapa Calon Wali Kota (Cawalkot) yang akan bertarung dalam Pilwakot Malang 2024. 

Ketua Koalisi Partai Non-Parlemen Kota Malang Makhrus Sholeh mengungkapkan hal ini usai deklarasi pembentukan koalisi partai non-parlemen pada hari Jumat (7/6/2024) di Gedung DPC PPP Kota Malang.

“Teman-teman menyampaikan sudah ada beberapa calon yang PDKT lah, istilahnya kalau orang pacaran itu. Nanti kita dalami mana yang visi-misinya sama dengan koalisi non-parlemen ini,” ujar Makhrus. 

Ia menambahkan bahwa lebih dari dua calon telah menunjukkan minat, namun pihak koalisi belum dapat menyebutkan nama-nama mereka karena belum ada tindak lanjut yang lebih jauh. 

“Nanti jika sudah waktunya akan kami komunikasikan,” tambahnya.

Makhrus menjelaskan bahwa koalisi memiliki sekitar 10 kriteria untuk menilai calon kepala daerah, dengan tiga kriteria utama yang sangat ditekankan. 

Kriteria pertama adalah integritas, yaitu calon harus memiliki kejujuran dan dapat diandalkan untuk memenuhi komitmen kepada semua pihak.

“Yang pertama adalah integritas, ia memiliki kejujuran dan dapat diandalkan untuk memenuhi komitmen terutama pada masyarakat,” jelasnya.

Kriteria kedua adalah kompetensi memimpin, yang bisa dibuktikan dengan pengalaman atau karya yang bermanfaat bagi masyarakat jika calon belum pernah memimpin. 

“Yang kedua adalah memiliki kompetensi untuk memimpin. Kompetensi ini bisa dibuktikan dengan pengalaman memimpin bagi yang pernah memimpin, atau bentuk karya jika calonnya belum pernah memimpin,” kata Makhrus. 

Makhrus memberikan contoh konkret untuk calon yang belum pernah menjadi kepala daerah, tetapi sudah memiliki kontribusi di bidang lain. 

“Minimal meskipun jika ia belum pernah menjadi seorang kepala daerah namun ia sudah punya karya di luar. Karya yang bermanfaat bagi masyarakat, yang sudah bisa berkontribusi di masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Makhrus mengungkapkan calon yang mereka dukung juga harus memiliki visi yang jelas untuk Kota Malang. 

“Berikutnya adalah memiliki visi, Kota Malang ini kedepannya mau dibawa ke mana. Jangan sampai memilih pemimpin yang tidak memiliki visi,” tegas Makhrus.