Partai Non-Parlemen Kota Malang Bersatu, Bentuk Satu Kekuatan Politik Baru

Kota Malang, blok-a.com – Sebuah kekuatan politik baru telah terbentuk di Kota Malang. Kekuatan baru ini datang dari koalisi sejumlah partai non-parlemen yang mendeklarasikan penyatuan kekuatan mereka di kantor DPC PPP Kota Malang , Jalan Panji Suroso 5A Blimbing Kota Malang pada hari Jumat (7/6/2024).

Partai-partai yang terlibat dalam koalisi non-parlemen di Kota Malang ini meliputi PPP, PBB, Perindo, Hanura, Partai Garuda, Partai Gelora, Partai Buruh, Partai Umat, dan PKN.

Dalam agenda tersebut ditunjuk sejumlah pengurus harian koalisi dengan Makhrus Soleh sebagai ketua, H. Fauzan sebagai sekretaris, serta Andik Sayuthi sebagai ketua harian.

“Dengan koalisi bersama ini maka kekuatan kita akan bermanfaat juga dan menunjukan bahwa kita ada,” terang Makhrus.

Makhrus Soleh menyatakan bahwa kekuatan yang digalang oleh partai non-parlemen ini memiliki potensi besar yang dapat mempengaruhi peta politik di Kota Malang.

Oleh karena itu, Makhrus menyatakkan bahwa koalisi ini menjadi salah satu kekuatan politik di Kota Malang yang patut diperhitungkan.

“Dengan dukungan gabungan dari partai koalisi ini, lebih dari 30 ribu suara di Kota Malang dapat kita arahkan untuk mendukung calon kita,” kata pria asal Turen tersebut.

Tidak hanya sekadar seremonial, acara ini juga menjadi kesempatan untuk menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama seluruh partai anggota koalisi dalam menyongsong Pilkada 2024 di Kota Malang.

Pakta integritas tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menjunjung tinggi kepentingan bersama dalam mendukung pasangan yang disepakati melalui musyawarah, mendukung dengan sepenuh hati dalam memenangkan calon yang telah disepakati bersama.

Selain itu seluruh partai yang tergabung menyatakan berkomitmen untuk bekerja keras dan profesional dalam memenangkan calon yang telah disepakati, baik secara materi maupun spiritual.

Seluruh anggota juga berkomitmen untuk menghindari kampanye yang bersifat merugikan dan memprioritaskan persatuan dan kesatuan, serta menjaga kondusifitas Kota Malang.

Selanjutnya, koalisi ini akan secara aktif menggalang komunikasi dengan pihak-pihak lainnya seperti partai politik dan bakal calon walikota Malang untuk agar dapat menyambung lidah pemilik suara yang mereka wakili. (art/bob)