Kota Malang, blok-a.com – Pedagang Pasar Madyopuro Kota Malang sepakat mendukung untuk Abah Anton – Dimyati Ayatullah menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang untuk periode 2024 – 2029 ini.
Pedagang yang mayoritas emak-emak itu nampak antusias saat Abah Anton memasuki area dalam pasar tersebut.
Mereka satu persatu meminta kaos kepada Abah Anton dan bergerombol sambil selfie bersama orang yang dicintainya yang pernah memimpin Kota Malang di tahun 2013 – 2018 lalu.
Abah Anton mengapresiasi antusias dan kerinduan pedagang Pasar Madyopuro itu agar Paslon nomor urut tiga ini menang di Pilkada Kota Malang 2024.
“Ini yang luar biasa dari masyarakat kita dan terutama power emak-emak ini memang luar biasa sekali, tidak bisa digoyang. Jadi saya kira kekuatan kita memang kalau melihat dari penduduk kita banyak besar memang dari wanita,” terang Abah Anton.
Abah Anton pun di Pasar Madyopuro juga belanja masalah. Calon Walikota Malang dari Paslon ABADI ini bertanya ke para pedagang apa yang dikeluhkan selama ini. Dia pun berjanji akan menyelesaikan keluhan itu dengan solusi kala jadi Walikota Malang nantinya.
“Yang jelas masyarakat itu sudah tahu, kami sudah pernah membuktikan bahwa apa yang saya sampaikan saat masih menjabat sering berkunjung karena tujuan kami berkunjung itu tidak hanya program kerja saja, tapi mencari persoalan-persoalan yang memang harus kita benahi,” beber Abah Anton.
Luluk warga Jalan Danau Rowo Bening Kelurahan Sawojajar , salah satu pedagang pakaian di pasar tersebut mengungkapkan, kalau saat ini kondisi pasar tradisional Madyopuro sangat kotor dan kurang terawat. Beda saat Abah Anton masih menjabat sebagai Walikota Malang
“Saat ini kondisi pasar sangat kotor, jalan masuk ke dalam pasar rusak, saya sudah sampaikan ke dinas terkait namun tidak ada tindakan, ” kata Luluk
Lanjut, dulu saat Abah Anton masih menjabat Wali Kota Malang, sarana prasarana pasar ini sangat diperhatikan dan terlihat bersih.
“Enggak seperti ini terlihat kotor dan kumuh. Saya doakan Abah Anton bisa jadi Wali Kota Malang lagi dan bisa memperhatikan kondisi pasar tradisional lebih baik serta para pengunjung bisa meningkat,” jelasnya.
Menanggapi unek-unek para pedagang tradisional yang notabenenya emak emak, Abah Anton berjanji akan menjadikan Pasar Madyopuro bersih kembali.
“Bahwa bersih itu memang diharapkan, tapi juga begitu harapannya tidak hanya bersih saja, bagaimana pemerintah ini juga meramaikan pasar ini. Nah itulah kisih-kisih kita ke depan, saya ingin berinovasi bagaimana menciptakan pasar ini bisa ramai,” ujar Abah Anton, Selasa (8/10/2024).
Ditambahkan Anton, para pedagang dan para pengunjung pasar tradisional Madyopuro meminta Pemkot Malang agar membikin pasar Madyopuro jadi pasar wisata bak Pasar Oro-Oro Dowo.
“Dan yang paling utama gerakan kita adalah saya ingin menjadikan pasar ini sebagai bagian dari pasar wisata, seperti yang sudah saya lakukan di pasar Oro-Oro Dowo,” terang Abah Anton. (ags/bob)








