Blok-a.com – Malang Raya
  • Beranda
  • Peristiwa
    • Kriminal
    • Hukum
  • Pemerintahan
    • Politik
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Travel
  • Showbiz
    • Musik
    • Film
    • Event
  • News
  • Opini
  • Blok-a.com
  • Surabaya
  • Banyuwangi
Blok-a.com - Malang Raya
Logo Blok-a.com, portal berita, media online, informasi, news, malang, jawa timur, nasional
Logo Blok-a.com, portal berita, media online, informasi, news, malang, jawa timur, nasional
  • Beranda
  • Peristiwa
    • Kriminal
    • Hukum
  • Pemerintahan
    • Politik
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Travel
  • Showbiz
    • Musik
    • Film
    • Event
  • News
  • Opini
Blok-a.com - Malang Raya
  • Beranda
  • Peristiwa
    • Kriminal
    • Hukum
  • Pemerintahan
    • Politik
  • Gaya Hidup
    • Kuliner
    • Travel
  • Showbiz
    • Musik
    • Film
    • Event
  • News
  • Opini
Home ยป Galak Gampil

Tag: Galak Gampil

Asal Muasal Budaya Galak Gampil Blok-a.com - Perayaan Lebaran di Malang tidak hanya identik dengan saling bermaaf-maafan, tetapi juga lekat dengan budaya 'galak gampil'. Galak gampil adalah tradisi pemberian sejumlah uang dari orang dewasa kepada anak-anak saat Idul Fitri. Tradisi ini memiliki akar yang dalam, dipengaruhi oleh budaya Arab dan Tionghoa. Pengaruh tradisi ini dibawa oleh para imigran ke Nusantara melalui jalur dagang dan agama Seiring berjalannya waktu, tradisi galak gampil kini telah menjadi bagian penting dari perayaan Lebaran di Malang. Menurut sebuah artikel yang dipublikasikan pada 25 September 1978, tradisi galak gampil tidak asing bagi masyarakat di Malang. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh anak-anak yang berumur 10 tahun ke bawah, baik perempuan maupun laki-laki. Setelah menunaikan shalat Idul Fitri, anak-anak akan berkumpul dan mendatangi rumah keluarga atau tetangga yang dianggap berada. Mereka meminta uang hari raya kepada tuan rumah sebagai bagian dari tradisi ini. Ketika anak-anak diterima oleh tuan rumah dan mendapatkan uang, mereka akan memberitahu kelompok anak lain untuk datang ke rumah yang sama. Namun, terkadang tuan rumah tidak memberikan uang kepada semua anak-anak yang datang. Jika hal ini terjadi, anak-anak tersebut akan berteriak "galak gampil", yang artinya menggalakkan untuk memudahkan dalam memaafkan kesalahan orang lain. Tradisi galak gampil memiliki makna yang mendalam. Pertama, pemberian uang kepada anak-anak dimaksudkan agar mereka belajar mengelola uang dan menabung untuk masa depan. Kedua, ini juga merupakan bentuk penghargaan atau hadiah dari orangtua kepada anak-anak mereka yang telah berusaha menjalankan ibadah saat Ramadhan. Harapannya, hal ini akan membuat anak-anak semakin termotivasi untuk beribadah di masa mendatang. Ketiga, pemberian uang ini juga merupakan contoh bagi anak-anak tentang pentingnya berbagi kepada sesama atau sodaqoh. Budaya pemberian galak gampil terus dilakukan oleh masyarakat Malang hingga saat ini, dan menjadi salah satu ciri khas perayaan Lebaran yang kaya akan nilai-nilai budaya dan spiritual.
Gaya Hidup

Asal Budaya Galak Gampil di Momen Lebaran

Posted by oleh Redaksi Blok-a Satria Akbar Sigit 11 Apr 2024
– Advertisement –
– Advertisement –

Berita Terbaru

Kejar Target 10.454 Hektare, Sosialisasi Bongkar Ratoon Tebu Diperluas di Kabupaten Malang

Anggota DPRD Kabupaten Malang Laporkan Kuasa Hukum 63 Pedagang Pasar Karangploso

Dibangun Pedagang, Bangunan Pasar Gadang Bakal Dihibahkan ke Pemkot Malang

Pak Dur Jadi Tersangka, Laporan Balik Dugaan Pengeroyokan Tetap Jalan di Polres Malang

Santriwati 14 Tahun Laporkan Dugaan TPKS di Pesantren Bululawang Malang

Jalan Berlubang di Kota Malang Disulap Jadi Karya Mosaik dari Limbah Kaca

Pemkab Malang Ingin Jadi Laboratorium Pembangunan, Riset Nagoya University Sasar Sanankerto

Berita Terpopuler

Lokasi terjadi mahasiswa lompat dari lantai 6 kampus Universitas Brawijaya Malang (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang Lompat dari Lantai 6 Gedung Kampus

10 Sep 2026

Berboncengan Tiga, 2 Pelajar Tewas Tabrak Truk di Malang

15 Sep 2026
Ketua PC Ansor Kabupaten Malang, Gus Rozi duga ada kepentingan pribadi di balik polemik Bendungan Lahor (foto: blok-a.com/Yogga Ardiawan)

Ketua PC Ansor Kabupaten Malang, Gus Rozi Duga Ada Kepentingan Pribadi di Balik Polemik Bendungan Lahor

15 Sep 2026
Bus Trans Jatim saat melewati koridor Kayutangan (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Rute Trans Jatim Koridor II Malang-Kepanjen Sepanjang 49 Km, Lewati 3 Terminal

14 Sep 2026
Kuasa Hukum Hadi Wiyono alias Pak Dur, Nur Mochammad saat diwawancarai awak media (foto: blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Breaking News! Hadi Wiyono alias Dur Jadi Tersangka dan Ditahan Polres Malang

15 Sep 2026
Logo Blok-a.com, portal berita, media online, informasi, news, malang, jawa timur, nasional
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman
  • Kerja Sama
©2024 - Blok-a.com | Herd Millenial Indonesia