Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota Malang mengutarakan rencana akana membenahi konsep Car Free Day (CFD) Jalan Ijen yang saat ini sudah ada. Pembenahan itu akan mengedepankan kenyamanan dan keamanan pengunjung, juga para pedagang kaki lima yang biasa berjualan di sana.
Yang pertama tentu yang banyak dikeluhkan oleh para pengunjung yaitu tentang sampah yang berserakan di lokasi CFD. Terkait hal ini, Pj Wali Kota Malang mengatakan akan melibatkan beberapa OPD sekaligus dalam pelaksanaan CFD.
Salah satunya dengan keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup, sehingga diharapkan sampah yang berserakan tidak lagi ada dan mengganggu pengunjung yang sedang berolahraga dan penanganan sampah seusai CFD dapat lebih efektif. “DLH berkaitan dengan banyaknya sampah yang berserakan. Kita harus memberi tahu pengunjung kuliner dan pedagang kaki lima agar disiplin,” terangnya.
Selain itu Pemkot akan melibatkan juga Diskopindag untuk tidak hanya memfasilitasi pedagang kaki lima yang berjualan, tapi juga menjaga ketertiban mereka. “Banyak masukan juga terkait posisi PKL yang mengganggu masyarakat dalam berolahraga,” tutur Wahyu.
Ia menyatakan, dengan keterlibatan Diskopindag nantinya diharap posisi pedagang di CFD akan lebih tertata dan disiplin. Selain itu bagi para pedagang juga rencananya akan ada beberapa fasilitas pendukung untuk berjualan sebagai sarana mensejahterakan UMKM.
Pun juga dengan keamanan di lokasi CFD, Pemkot Malang akan mulai menerjunkan Satuan Polisi Pamong Praja. “Untuk keamanan nanti akan kita kerahkan Satpol PP,” jelasnya.
Dengan turunnya Satpol PP ke lokasi CFD, Wahyu berharap masyarakat tidak hanya mendapat tempat aduan untuk hal-hal terkait kenyamanan publik, tapi juga dapat membantu menertibkan pelanggaran-pelanggaran yang beresiko.
Salah satunya adalah rencana dilarang membawa hewan peliharaan ke lokasi CFD, terkait dengan laporan beberapa saat lalu dimana seekkor anjing yang dibawa seorang pengunjung menggigit pengunjung lainnya.
Dikonfirmasi perihal keterlibatan lintas OPD ini, Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (Kabid RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra menyatakan memang ada rencana tersebut. “Sudah ada informasi, nanti akan dikoordinasikan lebih lanjut,” tuturnya.
Terkait dengan kebersihan dan pengkondisian ruang terbuka hijau, ia menyatakan bahwa keterlibatan DLH tidak hanya akan berfokus pada memberikan rasa nyaman pada pengunjung. Tapi, juga untuk menjaga kawasan taman Jalan Ijen agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kalau masyarakat kan hewan peliharaan itu yang menancap anjing, kucing, mungkin bahkan tikus. Tapi kalau yang dibawa sapi, coba. Bisa habis dimakan itu taman yang sudah tertata indah,” tuturnya sambil tertawa. (mg3/bob)








