Berdamai Sejenak Dari Hiruk Pikuk Dunia di Hutan Kota Batu

Berdamai Sejenak Dari Hiruk Pikuk Dunia di Hutan Kota Batu
Taman Hutan Kota Batu, Jumat (9/2/2024) (blok-a/Satria Akbar Sigit)

Kota Batu, blok-a.com – Kota Batu identik dengan segala macam hingar-bingar dunia pariwisata. Namun di tengah yang lekat dengan kesan dingin tersebut, terdapat satu tempat yang menawarkan ketenangan dan kedamaian, yaitu di Taman Hutan Kota Batu.

Taman Hutan Kota Batu terletak di Jalan Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Tepatnya di seberang jalan gerbang masuk menuju Jawa Timur Park 1. Mungkin para wisatawan akan lebih mudah mengenalinya jika mengacu pada monument pesawat terbang yang terpasang di depannya.

Hutan Kota Batu ini terbuka untuk umum setiap hari mulali pukul 06.00 hingga sebelum maghrib sekitar pukul 17.00. Biaya masuknya pun gratis, dan hanya ditarik parkir sebesar Rp 2.000 oleh tukang parkir resmi yang bertugas di sana. Tukang parkir itu lah yang biasanya juga mengingatkan para pengunjung jika waktu berkunjung hampir usai.

Secara fasilitas, mungkin tidak banyak hal yang menonjol di Hutan Kota Batu ini. Track lari, kursi untuk duduk-duduk, dan tiga buah gazebo adalah fasilitas yang dapat dinilai cukup standart, namun dari pemantauan blok-a.com kegiatan para pengunjung paling banyak berkutat di ketiga fasilitas itu.

Ada juga playground yang terletak di sebelah utara tempat anak-anak bermain. Ada juga sebuah lapangan yang cukup besar yang biasanya digunakan oleh warga untuk berbagai kegiatan seperti berlatih bela diri dan kesenian.

Sebenarnya ada juga fitness area dan skatepark di sebelah utara, namun kurang terawat dan terlihat pula kurang diminati.

Namun mungkin pengunjung tidak mencari fasilitas yang mentereng saat berkunjung ke sini. Suasana damai yang didapat dari menikmati udara sejuk di bawah pepohonan rindang, melihat tupai-tupai berloncatan, serta suara tonggeret lah ‘hiburan’ yang dicari oleh pengunjung.

Hal ini seperti testimoni dari Safira, seorang mahasiswa semester akhir di Politeknik Negeri Malang yang berdomisili di Dau. “Gak cari apa-apa, cuma healing sejenak saja dari sumpek mengerjakan tugas akhir,” tuturnya.

Pun begitu juga testimoni dari Brian, warga Kelurahan Sisir yang berkunjung bersama keluarga kecilnya. “Cari udara bersih buat si kecil bisa lari-lari,” terangnya.

Mungkin Hutan Kota Batu bukanlah sebuah jujugan utama para wisatawan saat berkunjung ke Kota Batu. Namun jika ingin mencari setitik ketenangan di tengah kota yang hingar-bingar itu, Taman Hutan Kota Batu adalah pilihan yang tepat. (mg1/bob)