70 Petugas DLH Siap Bersihkan Sampah saat Malam Tahun Baru di Sejumlah Taman

Taman di Jalan Ijen Mulai Dipersiapkan untuk Titik Pusat Keramaian Malam Tahun Baru di Kota Malang
Taman di Jalan Ijen Mulai Dipersiapkan untuk Titik Pusat Keramaian Malam Tahun Baru di Kota Malang

 

Kota Malang, blok-a.com – Beberapa titik di Kota Malang seperti Jalan Ijen dan Alun-Alun Tugu diprediksi akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun baru 2024. Yang kemudian menjadi perhatian adalah banyaknya sampah yang dihasilkan massa seusai acara tersebut.

“Pasti, nanti pasti banyak sampah. Entah memang tidak sengaja terjatuh atau memang dibuang sembarangan, tapi seperti contohnya waktu karnaval Kota Malang yang lalu sudah diprediksi akan banyak sampah di jalan dan taman,” ungkap Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra saat ditemui Blok-A.com pada Jumat (29/12/2023)

Dari pengalaman perayan tahun baru sebelumnya, selain sampah bungkus makanan dan minuman ada juga sampah alas duduk yang paling banyak ditemukan di area ruang terbuka hijau di Kota Malang. “Jadi ada memang yang menjual alas duduk dari plastik daur ulang itu. Nah, itu biasanya ditinggal setelah dipakai sama pembeli, tidak dibawa pulang,” terang Laode.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, DLH Kota Malang akan mengerahkan sejumlah 70 petugas dalam mengawal kebersihan kota terutama area pertamanan. “Nanti kita kerahkan 70 petugas, tersebar di titik-titik yang sekiraja jadi titik kumpul,” ungkapnya.

Sejumlah 70 orang petugas tersebut akan disebar secara proporsional, dengan mengutamakan titik yang lebih ramai. “Nanti di sekitar Jalan Ijen dan Alun-Alun Tugu itu kita sebar sekitar 10 sampai 15 orang petugas, potensi juga di daerah Jalan Basuki Rahmat,” terang Laode.

Petugas-petugas tersebut akan memiliki tugas yang beragam. Beberapa orang berjaga di sekitar lokasi untuk mengingatkan warga agar tidak mengotori lingkungan dan tidak merusak tanaman taman. Beberapa lainnya akan berjaga sebagai pembersih sampah yang berserakan.

“Seperti Jalan Ijen dan Alun-Alun Tugu itu kan sudah diberi pembatas dari rafia, nanti petugas kami ada yang bertugas mengingatkan pengunjung supaya tidak melewati. Lalu ada juga yang standby sampai jam 2 pagi untuk bersih-bersih selesai acara,” jelas Laode.

“Pagi harinya juga kita akan kerahkan lebih banyak petugas untuk menyapu dan membersihkan area yang menjadi titik kumpul pengunjung. Bisa dipastikan nanti tanggal 1 pagi Kota Malang sudah bersih seperti sedia kala,” tambahnya. (mg3/bob)