Gerindra Kabupaten Malang Siapkan Dua Nama Calon Bupati untuk Pilbup 2024

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Zia’ul Haq saat ditemui awakmedia.(blok-a.com/Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang hingga kini telah menyiapkan dua nama calon bupati Pemilihan Bupati (Pilbup) 2024 mendatang. 

Dua nama calon bupati tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang, Zia’ul Haq. Ia mengatakan, dua nama tersebut berasal dari internal kader maupun dari ektetnal Gerindra. 

“Gerindra menyiapkan kader internal, ketua DPC Gerindra Chusni mubarok, yang juga Caleg DPRD Provinsi Jatim,” ujar Zia kepada Blok-a.com, Selasa (23/4/2024). 

Sementara itu, nama kedua yang berasal dari ekternal partai yakni merupakah tokoh besar di Kabupaten Malang. Ia yakni Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH. Khamim Kholili. 

“Gerindra sudah intensif komunikasi dengan beliau sebelum dan sesudah Pemilu, Pileg dan Pilpres 2024 kemarin,” katanya. 

Kedua nama tersebut disiapkan untuk menyingkirkan petahana, Sanusi. Terlebih ia menilai, Chusaini Mubarok cukup potensial untuk merebut kursi N1 atau Bupati Malang. 

Sebab, Chusaini Mubarok merupakan Caleg DPRD Jatim yang memiliki suara tertinggi dengan perolehan 130.992 suara pada 14 Februari 2024 lalu. 

Sementara itu, saat disinggung terkait kelegowoan Chusnaini melepas kursi DPRD Provisin Jatim, pria yang duduk di kursi DPRD Kabupaten Malang itu mengatakan, Gerindra juga menyiapkan cadangan Chusni Mubarok, ia yakni KH. Khamim Kholisi atau Gus Hamim sebagai penggantinya. 

“Manakalah beliau memprrtimbangkan dprd propinsi gerindra menyiapkan calon bupati ekternal KH. Hamim Kholili yang notabens ketua NU Kabupaten Malang,” tegasnya.

Sejumlah partai koalisi Partai Gerindra juga disiapkan dalam Pilbup 2024, diantaranya yakni partai pendukung kemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo-Gibran. 

“Gerindar pada Pileg 2024 mendapatkn kursi 8. Sehingga harus koalisi dengan partai pendukung Prabowo-Gibran yakni Gerindra, Golkar, Demokrat, PAN, PSI, Gelora,” tutupnya. (ptu)