Kabupaten Malang, blok-a.com – Proyek Kampung Nelayan Merah Putih akan segera dibangun di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Proyek tersebut akan meningkatkan sarana dan prasarana bagi nelayan.
Rencananya, program dari pemerintah pusat ini akan memanfaatkan lahan seluas satu hektar milik desa. Selain Desa Pujiharjo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Perikanan juga mengusulkan dua lokasi lain, yakni Pantai Tamban di Desa Tambakrejo, Sumbermanjing Wetan dan Pantai Pasir Panjang di Desa Kedungsalam, Donomulyo, untuk dijadikan kawasan KNMP.
“KNMP Pujiharjo dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2025 ini. Sementara dua lokasi lain masih tahap pengusulan ke pusat,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring.
Menurut Victor, saat ini KNMP Pujiharjo tengah dalam tahap pematangan lahan dan pemadatan jalan menuju lokasi. “Lahan yang tersedia satu hektar,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso Marhaens, mengungkapkan bahwa jumlah kapal nelayan di wilayahnya terus bertambah sehingga memerlukan fasilitas yang memadai.
“Di Desa Pujiharjo ada sekitar 500 kapal yang berlabuh. Maka dibutuhkan tempat penampungan. Bahkan, ada kapal dari luar daerah seperti Cilacap, Jawa Tengah,” jelas Hendik.
Melalui KNMP, pemerintah akan membangun dermaga berlabuh, stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN), pabrik es atau pendingin ikan, hingga kios-kios kuliner. Nantinya, kawasan ini akan dikelola oleh Koperasi Merah Putih Desa Pujiharjo yang memiliki sekitar 300 anggota, mayoritas nelayan.
“Anggota Koperasi Merah Putih kebanyakan nelayan. Program ini diharapkan menjawab kebutuhan bahan bakar dan penyimpanan ikan,” imbuh Hendik.
Selama ini, para nelayan Pujiharjo kerap terkendala tidak adanya dermaga dan sulitnya akses bahan bakar. Dengan adanya KNMP, diharapkan aktivitas nelayan menjadi lebih efisien.
“Untuk menjawab kebutuhan itu, nanti dibangun SPBN,” lanjut Hendik.
Ikan Layur menjadi tangkapan unggulan nelayan Pujiharjo dengan harga mencapai Rp50 ribu per kilogram untuk kualitas bagus. Jenis ikan ini bahkan diekspor hingga ke China.
“Nelayan dari berbagai daerah datang ke sini untuk mencari ikan Layur. Selain itu, juga ada tongkol dan kakap merah,” pungkas Hendik.
(yog/bob)








