Rentetan Pohon Tumbang di Kabupaten Malang, BPBD Minta Warga Waspada Angin Kencang

Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Malang (BPBD)
Pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Malang (BPBD)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan khususnya terhadap potensi pohon tumbang yang terjadi beberapa hari terakhir. Terlebih, wilayah Kabupaten Malang masih berpotensi dilanda cuaca ekstrem.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyampaikan cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi menimbulkan berbagai dampak, salah satunya kejadian pohon tumbang yang dapat membahayakan keselamatan warga.

“Masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai petir dan angin kencang karena bisa menimbulkan dampak, salah satunya pohon tumbang,” kata Sadono, Sabtu (31/1/2026).

Dalam sepekan terakhir, BPBD Kabupaten Malang mencatat sejumlah kejadian pohon tumbang akibat angin kencang yang tersebar di beberapa kecamatan. Pada Jumat (23/1/2026), pohon tumbang di Kecamatan Pujon menutup sebagian ruas jalan provinsi penghubung Kabupaten Malang dengan Kabupaten Kediri, sehingga menghambat arus kendaraan antarwilayah.

Sehari berselang, Sabtu (24/1/2026), pohon tumbang di Jalan Raya Desa Bululawang menimpa satu unit mobil dan menyebabkan kerusakan pada bagian kap depan. Peristiwa tersebut juga mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Kecamatan Bululawang–Wajak. Pada hari yang sama, pohon tumbang di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, mengakibatkan tiga rumah warga mengalami kerusakan.

Peristiwa serupa kembali terjadi pada Jumat (30/1/2026) di Jalan Raya Gunung Geger, Desa Sumberrejo, Kecamatan Pagak, yang menyebabkan arus lalu lintas menuju wilayah Pagak terganggu. Di hari yang sama, angin kencang juga menumbangkan pohon di jalan provinsi ruas Pujon–Ngantang, sehingga petugas gabungan terpaksa memberlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas.

Sementara itu, pada Sabtu (31/1/2026), pohon tumbang kembali terjadi di Dusun Krajan, Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis. Kejadian tersebut menimpa tiga unit rumah warga, merusak kabel jaringan internet, serta menghambat arus lalu lintas di sekitar lokasi. Serta pohon tumbang di Talok, Kecamatan Turen atau tepatnya di depan rest area lumba-lumba sore tadi.

Sadono menyebutkan, BPBD Kabupaten Malang telah mengusulkan rekomendasi kegiatan mitigasi berupa perantingan atau pengeprasan dahan pohon kepada Pemerintah Kabupaten Malang guna mengantisipasi terulangnya kejadian serupa.

“Kami sudah menyampaikan kepada organisasi perangkat daerah teknis untuk melakukan kegiatan mitigasi, termasuk kepada pengelola jalan provinsi maupun nasional, karena BPBD tidak memiliki kewenangan langsung untuk itu,” ujarnya.

Meski demikian, BPBD Kabupaten Malang memastikan tetap siaga dan siap bergerak cepat dalam penanganan di lapangan setiap kali menerima laporan dari masyarakat terkait dampak cuaca ekstrem.

“Ini sebagai upaya percepatan penanganan di lapangan,” pungkasnya. (yog/bob)