Suara Dentuman Tunda Agenda Lomba Qur’an Hafizah Cilik Malang di Dubai, Aisyah Sempat Panik

Inspiratif! Hafidzah Cilik Asal Malang Berangkat ke Kompetisi Al-Qur’an Internasional 2026
Inspiratif! Hafidzah Cilik Asal Malang Berangkat ke Kompetisi Al-Qur’an Internasional 2026

Kabupaten Malang, blok-a.com – Aisyah Ar-Rumy, hafizah cilik asal Kabupaten Malang yang mewakili Indonesia dalam ajang internasional di Dubai, dipastikan dalam kondisi aman di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh ayah Aisyah, M. Qowiyul Huda saat dikonfirmasi media blok-a.com. Ia memastikan kondisi keluarganya dalam keadaan baik dan berada di zona aman meskipun situasi kawasan Timur Tengah sedang memanas.

“Alhamdulillah kami sekeluarga dalam keadaan baik dan di zona aman. Minta doanya semoga cepat normal kembali,” ujar Qowiyul Huda, Senin (2/3/2026).

Ia mengaku sempat mengalami kepanikan setelah terdengar suara dentuman cukup keras. Namun, setelah memastikan lokasi sumber suara cukup jauh, kondisi keluarga kembali tenang.

“Sempat panik karena suara dentuman kenceng sekali tapi jarak dari kami tinggal lumayan jauh. Sebenarnya acaranya nanti malam tapi ini ditunda sampai nanti kondisinya aman,” imbuhnya.

Menurut Qowiyul Huda, pemerintah setempat telah menetapkan status siaga sebagai langkah antisipasi dampak konflik regional. Aktivitas masyarakat masih berjalan normal, namun terdapat pembatasan pada sektor transportasi udara.

“Sekarang diberlakukan siaga tiga dan masih diperbolehkan beraktivitas seperti biasa, cuma bandara masih ditutup sampai kondisi kondusif,” tambahnya.

Penutupan sementara bandara tersebut membuat jadwal kepulangan keluarga Aisyah yang semula direncanakan pada 3 Maret 2026 belum dapat dipastikan.

“Rencana awal tanggal 3, tapi dengan kondisi sekarang belum bisa dipastikan. Karena pihak Dubai ingin memastikan kita bisa pulang dengan kondisi aman,” jelasnya.

Keluarga besar di Indonesia terus memantau perkembangan situasi. Paman Aisyah, Taufiq Saguanto, menyebut komunikasi dengan keluarga di Dubai berjalan lancar tanpa kendala.

“Baik-baik semua. Mamanya Aisyah, adik saya, Maisharoh Cholilah Saguanto. Minta didoakan di Dubai aman. Itu saja yang penting,” ujarnya.

Hafizah Cilik Wakili Indonesia

Aisyah Ar-Rumy merupakan siswi SD Tahfidz Al-Qur’an Daarul Ukhuwwah, Singosari, Kabupaten Malang. Di usianya yang belum genap 10 tahun, ia telah dikenal sebagai hafizah cilik dengan kemampuan hafalan Al-Qur’an yang menonjol.

Sejak usia 2 tahun 8 bulan, Aisyah sudah mulai dikenalkan huruf hijaiyah dan menghafal Al-Qur’an oleh kedua orang tuanya. Dalam kesehariannya, ia menjalani rutinitas murojaah secara intens untuk menjaga kualitas hafalannya.

Aisyah berangkat ke Dubai pada 19 Februari 2026 untuk mengikuti Dubai International Holy Qur’an Award 2026, sebuah kompetisi internasional yang mempertemukan para penghafal Al-Qur’an dari berbagai negara.

Selain memperkuat hafalan, Aisyah juga mempersiapkan kemampuan tilawah serta bahasa Arab untuk menghadapi sesi penilaian dari dewan juri.

Di tengah meningkatnya tensi geopolitik kawasan Timur Tengah, sejumlah agenda kegiatan internasional mengalami penyesuaian jadwal demi alasan keamanan, termasuk kompetisi yang diikuti Aisyah.

Keluarga berharap situasi segera kembali stabil agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan Aisyah dapat kembali ke Indonesia dengan selamat. (yog)