Lomba Bahasa Mandarin Tingkat SD hingga SMA Kota Malang, Jadi Salah Satu Sarana Asah Bakat Berbahasa

Lomba Bahasa Mandarin Tingkat SD hingga SMA Kota Malang, Jadi Salah Satu Sarana Asah Bakat Berbahasa
Seorang murid sedang mengikuti lomba bahasa Mandarin (foto : Widya Amalia)

Kota Malang, Blok-a.com – Berbahasa memang sesuatu yang harus diasah. Muduo Mandarin Course gelar Lomba Bahasa Mandarin Tingkat SD hingga SMA di Kota malang. Acara tersebut terdapat beberapa cabang perlombaan, yakni Kaligrafi Cina dan Membaca Syair. Hal itu disampaikan oleh ketua pelaksana, Moch. Mansyur Maulana Idris, S.Pd.

“Iya kita ada lomba mandarin untuk melatih para siswa soal keterampilan bahasa mandarin,” ujar dia, pada (11/2/2024).

Kaligrafi Cina I untuk usia 6 hingga 9 tahun, terdapat beberapa penilaian. Yakni seberapa cepat anak bisa memasangkan analogi dengan hanzi pembentuknya. Kemudian ketepatan dan pelafalan anak dalam memasangkan analogi tersebut dengan hanzi.

Sementara, untuk Kaligrafi Cina II dan III untuk kategori SD SMP dan SMA, yakni penguasaan peserta didik dalam menulis hanzi dengan benar dan tepat.

“Nanti juga dinilai perfeksionisitas peserta didik dalam menulis guratan hanzi, dan estetika-keindahan peserta didik dalam menulis hanzi seperti tidak ada kesalahan dalam bentuk apapun, seperti coretan, atau tambalan tipex,” kata dia.

Kemudian, untuk cabang lomba Membaca Syair Cina semua, ada beberapa hal yang dinilai. Yakni intonasi pelafalan, ketepatan nada, konsonan, serta kekuatan vokal. Peserta juga akan dinilai berdasarkan kepercayaan diri untuk melafalkan syair cina. Serta, kemampuan untuk memaknai syair tersebut.

Pelaksanaan lomba Bahasa Mandarin dilakukan di Jalan Taman Slamet nomor 1, Kelurahan Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Nantinya, para peserta lomba Muduo Mandarin Course tidak perlu membawa berbagai peralatan. Pasalnya, fasilitas lomba tersebut sudah termasuk e-sertifikat, spidol, dan snack.

“Dengan mengikuti lomba ini, para siswa diharapkan bisa melatih jiwa kompetitif yang sehat. Kemudian juga bisa berlatih dengan baik bahasa mandarin karena sekarang bahasa mandarin sudah banyak dibutuhkan. Karena sangat sulit, memang perlu dilatih sejak kecil. Jadi lomba ini sebagai media saja supaya siswa bisa belajar,” pungkas dia. (wdy/bob)