Sarapan Mie Ayam Bangka di Malang, Rasa Lezat Harga Murah Meriah

Satu porsi mie ayam khas bangka (dok. Instagram)
Satu porsi mie ayam khas Bangka (dok. Instagram)

Kota Malang, blok-a.com – Ragam kuliner di Malang memang tak ada habisnya. Selain makanan lokal, Malang juga banyak dihiasi dengan kuliner pendatang. Seperti kedai yang menjual kudapan berkuah khas kepulauan Bangka Belitung satu ini.

Mie Ayam Tjap Bawang namanya, berlokasi di Jalan Kedawung, No. 39A, Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Kedai outdoor dengan dekorasi tumbuhan yang menciptakan suasana asri ini cukup menarik pengujung.

Seperti namanya, kedai ini menyediakan aneka menu mie ayam. Bedanya, di sini hanya menyediakan mie ayam khas kepulauan Bangka yang rasanya sangat autentik menggunakan kecap khas Bangka Belitung. 

Tentunya berbeda dengan mie ayam Malang, tekstur mie Bangka lebih kenyal. Ada dua jenis tipe mie, yakni bulat dan pipih yang bisa dipilih sesuai selera. 

Uniknya, di sini kalian akan disuguhkan satu mangkuk mie ayam dengan toping sayur sawi dan toge. Selain itu, ada juga toping ayam yang dipotong kotak-kotak serta pangsit goreng. 

Selain itu, ada juga makanan pelengkap lainnya seperti pangsit kuah, pangsit goreng, bakso, gyoza goreng atau basah, siomay udang dan yang jadi favorit yakni ngohiong ayamnya. 

Tidak hanya makanan dan camilan ringan, ada juga minuman seperti es teh, es teh tarik, es jeruk, es sirup dan yang jadi andalan yakni es air mata kucing. 

Harga yang dibanderol juga cukup murah meriah, mulai dari Rp13 ribu perporsi mie ayam. Sedangkan untuk makanan ringan mulai Rp5 ribu perporsi dan mulai Rp4 ribu untuk menu minuman. 

Suasana yang asri ditambah dengan hidangan yang lezat dan murah meriah, kedai ini sangat cocok dijadikan spot sarapan jika bosan dengan masakan rumahan. 

Kedai Mie Ayam Tjap Bawang buka setiap harinya mulai pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB. Segera mampir dan cicipi kelezatan kuliner khas Bangka Belitung di Kota Malang. (ptu/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?