Kabupaten Malang, blok-a.com – Ribuan jemaah haji asal Kabupaten Malang berangkat pada Jumat (17/5/2024). Mereka terbagi menjadi 4 kloter, yakni kloter 26 dan 27 serta akan disusul dengan kloter 28 dan 29 pada sore nanti.
Pelepasan tersebut diberangkatkan langsung oleh Bupati Malang, Sanusi bersama Forkopimda lainnya di exit Tol Singosari, Kabupaten Malang sekitar pukul 10.00 WIB.
Ada sebanyak 19 bus yang mengantarkan 732 jemaah haji, mereka akan diberangkatkan ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya terlebih dahulu.
Sebelum diberangkatkan, Sanusi berpesan terhadap ratusan jemaah tersebut. Utamanya terkait keselamatan dan kesehatan selama ibadah di tanah suci.
“Harapannya para jamaah jaga kesehatan karena di sana panas dan ketika keluar hotel agar selalu bersama temannya karena memnag daerahnya orang lain agar tidak tersesat,” harap Sanusi usai memberangkatkan rombongan haji, Jumat (17/5/2024).
Terkait akomodasi untuk keberangkatan, Sanusi mengatakan, transportasi bus difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dengan anggaran Rp440 juta.
“Busnya bantuan dari Pemkab Malang, dari Malang ke Asrama Haji Sukolilo (Surabaya) kita fasilitasi pulang perji (PP),” jelasnya.
Terpisah, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Sahid menerangkan, terdapat 5 kloter jemaah haji yang diberangkatkan tahun ini.
“Kabupaten Malang tahun ini memberangkatkan 1625 jemaah haji. Ada empat kloter penuh, yang satu kloter gabungan dengan Kota Malang dan Surabaya,” ujar Sahid kepada awakmedia, Jumat (17/5/2024).
Seluruh jemaah haji yang berangkat telah dinyatakan istithaah, hal tersebut dikarena sebelum melakukan pelunasan pembayaran ibadah haji, mereka harus dinyatakan sehat oleh dinas kesehatan maupun puskesmas setempat.
“Katakanlah sekarang ke Dinkes atau ke puskesmas dikatakan tidak isthitaah maka dianjurkan minum obat ini dan itu, kemudian seminggu – 10 hari dicek lagi. Jika hasilnya normal, maka istithaah baru bisa melunasi dan itu juga banyak di Kabupaten Malang,”ujarnya. (ptu)








