Kabupaten Malang, blok-a.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang menyebutkan, sebanyak 51 pasangan pengantin di Kabupaten Malang menikah di tanggal cantik yang jatuh pada hari ini, Sabtu (24/02/2024).
Kasi Binmas Islam, Kemenag Kabupaten Malang, Ahmad Fanani menerangkan, jumlah pasangan pengantin yang terdaftar melangsungkan pernikahan di Kabupaten Malang mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
“Jumlah nikah se Kabupaten Malang hari ini pada 24 Februari 2024 sebanyak 51 pasang,” kata Fanani saat dikonfirmasi Blok-a.com, Sabtu (24/2/2024).
Sementara itu, di dua hari terakhir yakni sejak 22 dan 23 Februari calon pengantin yang mendaftarkan diri ke KUA cenderung sedikit. Di tanggal 21 sebanyak 38 pasangan dan tanggal 22 sebanyak 45 pasangan.
Kendati demikian, Fanani menyebut, bahwa tanggal cantik itu sendiri tidak begitu berpengaruh bagi calon pengantin melaksanakan pernikahan di Kabupaten Malang.
Ia menilai, di hari Sabtu (24/2) ini bertepatan dengan hari nisfu syaban yang dinilai hari baik bagi umat islam, terutama di wilayah pedesaan seperti Kabupaten Malang.
“Warga Kabupaten Malang kebanyakan orang-orang pedesaan, jadi lebih melihat pada hitungan jawa istilahnya. Seperti hari ini yang bertepatan pada malam nisfu syaban,” terangnya.
Sehingga, menurutnya, trend menikah di tanggal cantik tidak begitu berlaku pada warga Kabupaten Malang.
Berbeda dengan wilayah perkotaan seperti Kota Malang, ia menilai melaksanakn pernikahan di hari cantik masih menjadi pertimbang bagi masyarakat perkotaan.
“Mungkin ada warga Kabupaten Malang yang merayakan karena tanggal cantik, namun hanya sebagian persen. Mungkin yang masyarakt perkotaan sangat diperhitungkan hal itu,” ujarnya.
Fanani menambahkan, trend menikah di Kabupaten Malang justru akan terjadi saat mendekati hari Raya Idul Fitri. Bahkan, di setiap KUA jumlahnya akan meningkat drastis.
“Biasanya ada tiga kecamatan yang akan ramai menikah di hari itu, hari raya kurang dua hari atau yang disebut malam songo. Banyak dinilai sangat bagus sekali harinya, bahkan satu hari dalam satu kecamatan bisa sampai 50 pengantin,” pungkasnya. (ptu/lio)








