Surabaya, blok-a.com – Peringatan hari pers (HPN) Nasional pada 9 Februari 2023 di Medan akan dibarengkan dengan pemberian Anugerah Kebudayaan – Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) kepada tokoh publik.
Para tokoh itu adalah kepala daerah baik bupati dan wali kota se Indonesia yang dinilai sukses dalam mengembangkan daerahnya.
Tentu saja nilai lebih atau keunggulan dibanding yang lain adalah inovasinya dalam membangun sandang, pangan dan papan daerahnya berbasis informasi dan kebudayaan.
Tahun ini ada 10 kepala daerah, bupati dan wali kota yang diberi penghargaan tropi Abyakta.
Adapun 10 daerah yang akan menerima Budaya Award dari PWI Pusat, pada HPN 9 Februari 2023 di Kota Medan adalah:
- Kabupaten Sergei
- Kabupaten Sleman
- Kabupaten Halmahera
Selatan - Kabupaten Kuningan
- Kabupaten Agam
- Kota Medan
- Kabupaten Pesawaran
- Kota Surabaya
- Kabupaten Indragiri
Hilir - Kabupaten Malang
Sebelumnya, kegiatan serupa pada tahun 2022 lalu dilakukan secara hybrid karena masih suasana pandemi. Hanya saja saat itu ada 9 daerah.
Berikut 10 kepala daerah yang menjadi nominasi dalam AK-PWI 2023,
- Bupati Sleman, DI Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo mengangkat sub-tema ‘Inovasi Batik Sinom Parijotho Salak Sleman Berbasis Kearifan Lokal’
- Bupati Kuningan, Jawa Barat, Acep Purnama mengangkat sub-tema ‘Ngarumat Budaya Kuningan, Ngariksa Alam, Mapag Swasembada Pangan’
- Wali Kota Surabaya, Jawa Timur, Eri Cahyadi mengangkat sub-tema ‘Dandan Omah, Ben Apik Rek’
- Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution mengangkat sub-tema ‘Digitalisasi Produk Sandang’
- Bupati Malang, Jawa Timur, Muhammad Sanusi mengangkat sub-tema ‘Inovasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal’
- Bupati Pesawaran, Lampung, Dendi Ramadhona mengangkat sub-tema ‘Sulam Jelujur: Dari Pesawaran untuk Mancanegara’
- Bupati Indragiri Hilir Muhammad Wardan mengangkat sub-tema ‘Kepala Inhil yang Membudaya’
- Bupati Agam, Sumatera Barat, Andri Warman mengangkat sub-tema ‘Strategi Kebudayan dalam Menjaga Hutan sebagai Ketahanan Pangan’
- Bupati Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Darma Wijaya mengangkat sub-tema ‘Gerakan Cetak Sawah Mandiri’
- Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Usman Sidik mengangkat sub-tema ‘Inovasi Kopra Putih di Halmahera Selatan’
Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, mengatakan bahwa di HPN Medan 2023 ada semangat baru bangsa Indonesia di bidang pers terutama menghadapi tantangan era disrupsi informasi.
Selain itu, masih adanya kekerasan yang dialami wartawan atau jurnalis, siapa pun pelaku dan korbannya menunjukkan adanya kegagapan masyarakat menghadapi informasi dan disrupsi informasi tersebut.
“Semoga di HPN 2023 di Medan ada komitmen elemen bangsa dalam menyiapkan generasi emas 2045 Indonesia, jika tidak ingin mundur ke belakang,” tegasnya.(kim/lio)








