Catat! 5 Jalur Menuju Kota Malang dari Surabaya Ini Rawan Macet saat Nataru

Pantauan CCTV Malang Kota di Jalan A Yani Arah Utara, Selasa (26/12).
Pantauan CCTV Malang Kota di Jalan A Yani Arah Utara, Selasa (26/12).

Kota Malang, blok-a.com – Di momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kota Malang biasanya dipadati wisatawan.

Ada yang hanya ingin bersantai sambil melihat pemandangan. Atau sekadar mendatangi destinasi wisata yang hits dan viral.

Dampaknya, menjelang libur nataru, jalan-jalan menuju Kota Malang, terlebih dari arah Surabaya, kerap jadi langganan macet. 

Jika tak ingin berlama-lama di jalan, sebaiknya Anda bisa melewati jalan tol atau sejumlah jalur alternatif.

Berikut 5 jalur rawan macet menuju Kota Malang, terlebih saat masa Nataru tiba:

1. Tanjakan Pasar Lawang

Saat menuju ke Kota Malang, Anda pasti akan melewati tanjakan pasar lawang yang biasa jadi pusat keramaian.

Di hari normal saja, jalur ini kerap dipadati kendaraan. Belum lagi jika di momen nataru.

Kemacetan di daerah ini diakibatkan oleh lonjakan volume kendaraan yang cukup tinggi dan serta parkir di bahu jalan.

Bila tak ingin terlibat kemacetan di Pasar Lawang, Anda sebaiknya berangkat di jam-jam malam, ketika volume kendaran tak begitu padat atau cukup lengang.

2. Jalan Jenderal Achmad Yani

Usai melewati fly over Arjosari, kendaraan pasti akan tersendat di Jalan Jenderal Achmad Yani.

Kemacetan di jalur ini terjadi hampir setiap hari di jam-jam kantor. Pasalnya, jalan ini menjadi jalur utama menuju Kota Malang dari arah Surabaya.

Antrean panjang kendaraan memuncak di dekat lampu merah menuju Pasar Blimbing.

Sebagai alternatif jika terjebak di jalur ini, Anda bisa mencari putar balik menuju Jalan Ikan Piranha dan keluar di Jalan Soekarno Hatta.

3. Jalan Raden Panji Suroso

Jika tak melalui fly over Arjosari, Anda dapat mengarahkan kendaraan belok ke kiri melalui Jalan Raden Panji Suroso.

Namun, jalur ini juga kerap menjadi langganan macet karena banyaknya lampu merah dan menjadi jalur yang dilintasi truk-truk besar. Sehingga, Anda harus ekstra hati-hati jika melalui jalur ini.

4. Simpang Masjid Sabilillah

Simpang Masjid Sabilillah juga masuk ke dalam jalur rawan kemacetan menuju Kota Malang.

Ini karena kepadatan kendaraan yang terus bertambah apalagi saat liburan dan jam-jam rawan tiba. Seperti pagi hari, siang hari, atau pun sore hari.

Anda yang melewati kawasan ini di jam-jam tersebut atau saat liburan sudah bisa dipastikan akan terjebak macet.

Selain adanya penumpukan kendaraan, adanya dua lampu merah di kawasan tersebut juga berpengaruh terhadap kemacetan.

5. Jembatan Soekarno Hatta

Tak hanya liburan natal dan tahun baru saja, kawasan Jembatan Soekarno Hatta juga sering macet di jam-jam rawan.

Seperti pagi hari, siang hari di jam makan siang, dan sore hari saat jam pulang kantor.

Ini karena lampu merah di ujung jembatan yang menyebabkan penumpukan kendaraan.

Selain itu, jalur ini juga cukup strategis sehingga banyak dipilih para pengguna jalan.(lio)

IT dan editor support, gemar menulis artikel dengan topik favorit seputar sosial-budaya dan gaya hidup.