Musim Giling Tebu Tiba, Pabrik Gula Minimalisir Kemacetan

Kemacetan akibat truk tebu di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Kemacetan akibat truk tebu di Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Polisi wanti-wanti Pabrik Gula (PG) yang berada di wilayah Kabupaten Malang yang menimbulkan kemacetan saat musim giling tebu 2024 mendatang. 

Seperti diketahui bersama, Kabupaten Malang memiliki dua pabrik gula aktif. Keduanya adalah Pabrik Gula Kebonagung yang berlokasi di Kecamatan Pakisaji dan Pabrik Gula Krebet yang berlokasi di Kecamatan Bululawang. 

Keduanya akan mulai beroprasi atau buka giling dalam waktu dekat. Untuk itu, Polres Malang menghimau untuk kedua pabrik gula tersebut dapat meminimalisir kemacatan yang berpotensi terjadi setiap tahunnya saat musim giling tebu tiba.

Kapolres Malang, AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan, pihaknya mewanti-wanti kepada pihak yang terlibat untuk mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Agar keluhan masyarakat tidak kembali muncul terkait kemacetan tersebut. 

“Kami wanti-wanti pabrik gula agar turut mengatur sirkulasi arus lalu lintas, terutama truk yang keluar masuk dari pabrik,” ujar Putu Kholis saat ditemui usai Halalbihalal di Mapolres Malang, Senin (6/5/2024). 

Terlebih, tak jarang supir truk yang menunggu giliran setor tebu banyak mengantre dengan memanfaatkan buffer zone untuk parkir kendaraan truk mereka.

“Selain itu juga parkir sembarangan yang tidak mengindahkan aturan atau skema buffer zone yang sudah disediakan, ini juga bisa berdampak pada  berbahayanya pengguna jalan,” tambahnya. 

Selain dampak kemacetan, sambung Kholis sapaan akarbnya, keluar masuk truk juga perlu diperhatian sebab sangat rawan membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Intervensi ke pabrik gula ini sudah kita lakukan dan diteruskan. Saya mohon kepada pabrik gula untuk mewanti-wanti hal tersebut terjadi,” pungkasnya. (ptu/bob)