Parkir di Kawasan Sekitar Alun-Alun Merdeka Malang Segera Ditata, Ini Gambarannya

Suasana taman bermain di Alun-Alun Kota Malang (foto : Widya Amalia/Blok-A)
Suasana taman bermain di Alun-Alun Kota Malang (foto : Widya Amalia/Blok-A)

Kota Malang, blok-a.com – Kepadatan kendaraan di kawasan Alun-alun Merdeka, terutama di sekitar Jalan Merdeka Timur, Selatan, dan Merdeka Barat, menjadi perhatian serius Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang.

Untuk mengatasinya, Dishub Kota Malang segera melakukan penataan parkir di sekitaran Alun-alun Merdeka tersebut.

“Yang paling mudah dilakukan jangka pendek itu adalah penertiban parkir di depan Mal Ramayana dan di depan Kantor Pos maupun di depan Hotel Pelangi,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra.

Penertiban parkir jangka pendek di Alun-alun Merdeka itu akan dilakukan dengan menggunakan barrier, bekerja sama dengan Polresta Malang Kota. Dengan adanya barrier itu, Dishub berharap lokasi yang dipasangi barrier tidak akan menjadi tempat parkir.

“Misalnya, kita siapkan barrier, sudah pasti sudah, kami bersama-sama dengan Polresta memastikan tidak lebih dari itu (barrier),” kata Djaja.

Sebagai solusi jangka panjang, Dishub Kota Malang berencana membangun parkir bertingkat di beberapa lokasi. Hal ini nantinya juga akan mengacu pada peleburan wilayah wisata antara alun-alun Merdeka dengan Kayutangan Heritage.

“Kalau jangka panjang, tahun 2024 ini, insyaallah semester pertama itu segera kita bangun parkiran bertingkat melalui tender dulu. Tiga lantai dengan kemampuan kapasitas lantai pertama itu mobil, dengan kapasitas 20 mobil lah, karena kecil ya. Kemudian 2 lantai kemudian di atas itu 250-an. 500 lah totalnya,” terang Djaja.

Untuk menentukan lokasi pembangunan parkir jangka panjang, Dishub Kota Malang akan melakukan konsultasi publik. “Kami diskusi, mana yang terbaik, plus minusnya yang ada di mana,” kata Djaja.

Sejumlah lokasi telah diidentifikasi untuk pembangunan parkir jangka panjang di kedua kawasan wisata tersebut. Yang saat ini dipantau adalah di daerah Parkir Hotel Trio atau di kantor PLN di utara, tanah kosong wilayah Jalan Basuki Rahmat di bagian tengah, serta Ex Bioskop Merdeka di selatan.

Djaja menerangkan bahwa target jangka panjang penyelesaian masalah ini adalah nantinya kawasan tersebut akan steril dari parkir tepi jalan. Sehingga masyarakat dan pengguna jalan tidak akan lagi bermasalah dengan kendaraan yang terparkir di wilayah tersebut.

“Jangka panjangnya adalah hilang bersih,” tegasnya.