Kabupaten Malang, blok-a.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kembali mendorong penguatan sektor kelautan dengan mengusulkan dua desa pesisir sebagai Kampung Nelayan Merah Putih kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dua desa tersebut yakni Desa Sidosari di Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Desa Kedung Salam di Kecamatan Donomulyo.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring, mengatakan bahwa usulan ini menjadi kelanjutan dari program tahap pertama yang telah berjalan di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo.
“Yang tahap pertama Kampung Nelayan Merah Putih ada di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtuyudo di sisi Timur. Kami usulkan dua lagi di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Desa Kedung Salam, Kecamatan Donomulyo pada tahap berikutnya,” kata Victor.
Menurutnya, langkah ini selaras dengan target KKP yang mencanangkan pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih secara nasional pada 2026. Pemkab Malang berharap seluruh wilayah pesisir dari timur hingga barat masuk dalam program strategis tersebut.
“Untuk yang tahap pertama untuk Kampung Nelayan Merah Putih sudah ada di Desa Pujiharjo,” ujarnya.
Victor menjelaskan bahwa keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih memberi dampak besar terhadap kesejahteraan nelayan. Nantinya, desa yang ditetapkan akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari cold storage, tambat labuh kapal, SPBU nelayan, bengkel, docking kapal, hingga kios perbekalan.
Dia menambahkan bahwa semua sarana itu akan dikelola langsung melalui Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih agar pengelolaan berjalan lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Kami sangat optimistis karena ini merupakan sebuah kebutuhan nelayan di Pujiharjo dan beberapa tempat lainnya supaya ada pelabuhan atau minimal pangkalan pendaratan ikan,” ujarnya.
Hingga kini, progres pembangunan sarana di Kampung Nelayan Merah Putih Pujiharjo telah mencapai sekitar 50 persen. Dinas Perikanan menargetkan seluruh unit usaha di kawasan tersebut dapat beroperasi pada awal tahun depan.
“Kami targetkan Januari 2026 sudah beroperasi semua unit usahanya yang dibangun sehingga bisa berjalan,” tutup Victor. (yog/bob)








