Kota Malang, blok-a.com – Biasanya, setiap malam tahun baru kawasan Jalan Ijen, Kota Malang dipasangi pembatas berupa tali rafia untuk melindungi taman dari potensi kerusakan akibat lonjakan pengunjung. Namun, suasana berbeda akan terlihat pada malam Tahun Baru 2026.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang memastikan tidak ada pemasangan pagar atau pembatas di area taman sepanjang Jalan Ijen. Kebijakan ini diambil karena kondisi masih memasuki musim hujan, sekaligus memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati malam pergantian tahun.
Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menegaskan pihaknya tidak akan memasang tali rafia seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Enggak Mas, rencananya enggak. Masih musim hujan, termasuk di Ijen,” ujarnya.
Menurut Raymond, taman-taman di sepanjang Jalan Ijen tetap bisa dimanfaatkan warga untuk duduk santai dan berkumpul selama tidak disalahgunakan hingga merusak fasilitas.
“Harapannya masyarakat menikmati, tapi tidak merusak. Kalau taman tersiram air hujan, biasanya dalam waktu sekitar satu minggu bisa kembali normal,” jelasnya.
Meski tanpa pembatas fisik, DLH tetap menyiapkan langkah antisipasi dengan menerjunkan Polisi Taman untuk mengawasi kondisi ruang terbuka hijau, terutama di titik-titik yang berpotensi ramai pengunjung.
“Polisi Taman itu rutin kami turunkan untuk melihat dan mengontrol kondisi taman-taman, khususnya yang sering dipakai warga untuk duduk-duduk,” katanya.
DLH juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan selama perayaan malam pergantian tahun. Sampah makanan dan plastik kerap menjadi persoalan utama di kawasan taman setelah kegiatan keramaian.
“Kalau membawa makanan, sampahnya jangan diletakkan sembarangan di taman atau di kursi. Harapannya dibuang di tempat sampah,” tegas Raymond.
Terkait kesiapan petugas kebersihan, DLH memastikan personel sudah ditempatkan di sejumlah titik strategis. Jika terjadi lonjakan volume sampah, petugas tambahan akan dikerahkan secara situasional.
“Petugas sudah ada di masing-masing lokasi. Kalau volumenya bertambah, terutama di sepanjang Jalan Ijen dan sekitarnya, nanti akan dibantu petugas dari area terdekat,” pungkasnya. (bob)








