Blitar, blok-a.com – Pemerintah Kota Blitar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Blitar menggelar Musrenbang Tematik RKPD Tahun 2025 di Gedung Kusumo Wicitro, Kamis (22/02/2024).
Musrenbang yang bertemakan Penguatan Ekonomi Kreatif Dan Peran Serta Perempuan Dalam Ekonomi Digital tersebut, dibuka langsung Wali Kota Blitar Santoso.
Hadir dalam Musrenbang tersebut, Sekda Kota Blitar, Forkopimda, Ketua Komisi II DPRD kota Blitar, seluruh Kepala OPD, akademisi dan pegiat UMKM di Kota Blitar.
Wali Kota Blitar Santoso mengatakan, kegiatan musrenbang ini sebagai sarana untuk menjaring aspirasi, masukan dan saran dari berbagai elemen masyarakat terkait pembangunan infrastruktur berwawasan digital. Selanjutnya akan dirangkum dan dituangkan dalam RKPD 2025.
“Musrenbang Tematik ini, untuk menyempurnakan konsep di dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025,” kata Santoso.
Wali Kota Santoso menyampaikan, penguatan SDM di bidang ekonomi digital menjadi hal yang wajib dilakukan.
Data Kementerian UMKM menyebutkan dari total 46 juta UMKM, sebanyak 60 persen pelakunya adalah perempuan.
“Sehingga sangat beralasan, bahwa potensi yang dalam tenaga kerja perempuan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pertumbuhan ekonomi Kota Blitar,” jelasnya.
Lebih lanjut Santoso menandaskan, wirausaha perempuan telah menunjukkan dalam geliat pertumbuhan dan pembangunan ekonomi Kota Blitar dan Indonesia secara menyeluruh.
“Wirausaha perempuan merupakan kelompok proaktif dalam peningkatan kesejahteraan paling tidak untuk di keluarganya,” tandasnya.
Santoso menambahkan, para perempuan dalam menciptakan sebuah peluang usaha dan ketika menjalankan usahanya lebih profesional.
Untuk itu perlu dibimbing oleh dinas terkait agar lebih optimal untuk mengembangkan potensi kewirausahaan keluarga tersebut.
“Kegiatan Musrenbang Tematik ini, bisa menjadi acuan dalam mengembangkan potensi UMKM sebagai soko guru perekonomian Kota Blitar,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Blitar, Tri Iman Prasetyono menyampaikan, usulan dari peserta musrenbang nanti diharapkan peran perempuan ini juga ikut berperan.
“Peran perempuan ini, juga dikuatkan ekonomi dengan penguatan digital, khususnya dalam melaksanakan pembangunan ekonomi berwawasan digital untuk pertumbuhan ekonomi,” kata Tri Iman Prasetyono.
Tri Iman menandaskan, hasil musrenbang kali ini akan menjadi bahan musrenbang RKPD 2025 mendatang.
“Kami berharap nanti ada masukan khusus yang sesuai dengan tema Musrenbang RKPD 2025, yaitu pertumbuhan ekonomi dan peran perempuan di era digitalisasi dengan penguatan disisi SDM-nya,” pungkas Tri Iman. (jar/lio)








