Wali Kota Malang Bakal Panggil Kepala SPPG, Siapkan Sanksi Gegara Ada Belatung di Puding Stroberi

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat saat diwawancarai awak media (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat buka suara soal temuan belatung di menu MBG, tepatnya di puding stroberi-nya. Menu MBG itu disediakan SPPG Tulusrejo 2, Kecamatan Lowokwaru.

Wahyu bakal menindaklanjuti temuan itu. Meskipun SPPG sudah minta maaf, dan menarik menu, tidak serta merta melepas adanya sanksi yang menanti SPPG tersebut.

“Kalau saya lihat dari laporan ini kan mereka sudah minta maaf, sudah menarik untuk itu. Tapi nanti tentu ada tahapan-tahapan yang kita lakukan,” jelasnya, Rabu (4/3/3026)

Sebelum sanksi diterapkan, Satgas MBG Kota Malang yang diketuai Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso bakal memanggil kepala SPPG Tulusrejo 2. Pemanggilan ini untuk memastikan apakah SPPG itu telah menjalankan SOP atau belum. Jika tidak sesuai SOP, SPPG itu bakal dikenai sanksi.

“Kalau memang masih seperti itu, ada sanksi-sanksi yang harus kita berikan kepada SPPG yang tidak mengikuti SOP,” tuturnya.

Wahyu menilai adanya belatung di menu MBG itu adalah tanggung jawab Kepala SPPG. Pemkot Malang pun selama ini sebenarnya sudah melakukan pengawasan lewat koordinasi insentif lintas perangkat daerah.

“Kami punya grup sendiri yang selalu memberikan arahan, tahapan, dan mengingatkan. Setiap ada permasalahan, kita diskusikan agar bisa diantisipsi,” kata dia.

Sementara hingga saat ini belum ada sanksi yang dijatuhkan untuk SPPG itu. Pemkot Malang juga akan melaporkan kasus belatung di menu MBG itu ke BGN terlebih dulu. Keputusan sanksi selanjutnya juga akan tergantung rekomendasi BGN.

“Sampai saat ini kita akan melaporkan pada BGN dan nanti yang akan memberikan sanksi,” tutupnya.

Sebagai informasi, sebelumnya wali murid di salah satu SD mengeluh adanya belatung di puding stroberi. Adanya keluhan ini bukan baru pertama kali. Sudah empat kali menu MBG dari SPPG Tulusrejo 2 itu dikeluhkan. Bahkan ia sudah menyuruh anaknya untuk tidak mengonsumsi menu MBG.

Pihak SPPG pun telah minta maaf atas kejadian itu dan mengakui adanya kelalaian. (bob)