Bangga! Mahasiswa Unisma Lolos KMI Expo 2026 Berkat Inovasi Susu Pengganti Ternak

Inovasi Imunobayak Plus Bawa Mahasiswa Unisma Tembus KMI Expo 2026. (Kemahasiswaan Unisma)
Inovasi Imunobayak Plus Bawa Mahasiswa Unisma Tembus KMI Expo 2026. (Kemahasiswaan Unisma)

Kota Malang, blok-a.com – Mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) lolos sebagai peserta Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026 di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, melalui produk inovasi bernama Imunobayak Plus.

Produk tersebut dikembangkan melalui Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW). Imunobayak Plus merupakan milk replacer atau susu pengganti yang diformulasikan dengan tambahan ekstrak herbal bawang Dayak dan kunyit untuk membantu mendukung daya tahan tubuh ternak muda.

Produk ini menyasar cempe atau anak kambing serta pedet atau anak sapi. Pengembangannya berangkat dari riset dan evaluasi bisnis tahap awal, termasuk masukan peternak lokal di Malang dan sekitarnya.

Tim mengembangkan Imunobayak Plus sebagai alternatif pakan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ternak muda. Produk ini juga ditujukan untuk mendukung upaya peternak mengurangi risiko kematian ternak akibat penyakit maupun kondisi cuaca.

Tim Imunobayak Plus diketuai Musthofa dari Fakultas Ilmu Administrasi/Bisnis Unisma. Ia bekerja bersama tiga anggota, yakni Ikhsan dari Fakultas Peternakan, Lutfi Nur Hakiki dari Fakultas Ilmu Administrasi/Bisnis, serta Naufal Dwi Oktavian dari fakultas yang sama.

Pengembangan produk tersebut mendapat pendampingan dari dosen pembimbing Dr. drh. Nurul Humaidah, M.Kes. Pendampingan dilakukan selama proses pengembangan produk hingga penyusunan strategi pemasaran.

Dalam KMI Expo XVII 2026, Imunobayak Plus masuk kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan pada tahap bisnis bertumbuh. Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk memperkenalkan dan mengembangkan usaha yang mereka rintis.

Keikutsertaan tim Imunobayak Plus juga membuka peluang bagi Unisma untuk memperluas jejaring kewirausahaan mahasiswa di tingkat nasional. Melalui ajang tersebut, mahasiswa berkesempatan memperkenalkan produknya sekaligus menjajaki peluang kerja sama dengan pelaku industri, akademisi, dan wirausahawan dari berbagai perguruan tinggi.

Selain itu, pengembangan Imunobayak Plus menunjukkan potensi kolaborasi lintas disiplin ilmu di lingkungan Unisma. Perpaduan bidang administrasi bisnis dan peternakan memungkinkan riset mahasiswa dikembangkan menjadi produk usaha yang menyasar kebutuhan peternak. (ber)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis sekaligus videographer Blok-a.com yang memfokuskan liputan pada isu pemerintahan, paeristiwa, kriminal dan pendidikan di Malang Raya.