Alasan TMP Kota Batu Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Eddy Rumpoko

Alasan TMP Kota Batu Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Eddy Rumpoko
Penggalian makam Mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko, Kamis (30/11/2023) (blok-a/bob)

Kota Batu, blok-a.com – Mantan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko meninggal dunia pada hari ini Kamis (30/11/2023) pukul 05.30 di Rumah Sakit (RS) dr Kariadi Semarang.

Kabarnya, makam jenazah Eddy Rumpoko bakal bertempat di Tempat Makam Pahlawan (TMP) Kota Batu.

Kepala Dinas Sosial Kota Batu, Ririk Mashuri membenarkan. Makam almarhum Eddy Rumpoko berada di TMP Kota Batu.

Namun sebelum dimakamkan, jenazah bakal disemayamkan di rumah duku di jalan Trunojoyo, Kota Batu.

Sementara itu, pertimbangan makam pria kelahiran 8 Agustus 1960 terletak di TMP Kota Batu karena jasanya terhadap Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Batu.

Sam ER, sapaan akrabnya, semasa hidupnya cukup memperhatikan kehidupan veteran-veteran tersebut.

“Mulai dari perhatian kepada penambahan biaya hidup, perumahan, mobil operasional untuk melakukan cek kesehatan, aktivitas LVRI, sampai dengan insentif yang diberikan kepada LVRI,” kata dia.

Kekinian, Dinas Sosial Kota Batu tengah berkoordinasi dengan LVRI Kota Batu. Setelah berkoordinasi nantinya persetujuan permohonan pemakaman almarhum bakal dipastikan oleh Pj Wali Kota Batu.

“LVRI ini menyarankan dan membuat surat permohonan kepada Wali Kota melalui bapak Sekda untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan,” jelasnya.

Saat ini di lokasi, persiapan pemakaman tengah dilakukan. Penggalian kubur tengah dilakukan sebagai tempat istirahat terakhir Sam ER.

“Saat ini sedang persiapan untuk pemakaman di TMP dari tim Tagana Kota Batu penggali kubur, berproses penggalian kuburnya,” ujar Ririk, Kamis (30/11/2023).

Meninggalnya pria kelahiran 8 Agustus 1960 ini mengejutkan banyak pihak, terutama karena ia masih sempat berkomunikasi dengan teman-temannya pada hari Senin lalu.

Diketahui, ER, sapaan akrabnya, memimpin kota Batu selama dua periode (2007-2017). Selama masa kempemimpinannya, ia dikenal karena dedikasinya pada pembangunan.

Terpilih sebagai Wali Kota Batu tahun 2007, Eddy sukses mengubah kota menjadi destinasi wisata utama di Jawa Timur. Tak ayal, dari pantauan blok-a.com, media sosial dipenuhi ucapan belasungkawa, terutama dari berbagai pihak yang memiliki hubungan erat dengan pariwisata Kota Batu.

Eddy meninggal pukul 05.30 WIB di RS dr Kariyadi Semarang dan jenazah dipulangkan ke Malang pukul 06.00 WIB.

Berita terbaru mengabarkan Eddy akan disemayamkan di Kota Batu, namun rumah duka belum dikonfirmasi.

Catatan kesehatannya menyebutkan ER memiliki kondisi diabetes yang nilainya cukup tinggi. Namun menurut keterangan keluarga ia diduga meninggal karena diare setelah keracunan makanan.

Eddy Rumpoko adalah putra sulung almarhum Brigjen TNI (Purn) Sugiyono dan Egnie Rumambe Sugiyono. Ayahnya, Brigjen TNI Sugiyono alias Ebes Sugiyono, pernah menjadi Wali Kota Malang (1973-1983), perintis PS Arema, dan Wakil Gubernur Irian Jaya (1983-1986).

Sugiyono juga merupakan salah satu pendiri Batalyon Infanteri 507/Sikatan di Kodam V/Brawijaya. Eddy Rumpoko sering mengaitkan dirinya dengan angka 507 karena sang ayah terlibat dalam pendirian Batalyon tersebut. (bob)