Kekhusyukan Malam Lailatul Qadar Terganggu Gegara Petasan di Alun-Alun Merdeka, Warga Khawatir Kendaraanya

Kekhusyukan Malam Lailatul Qadar Terganggu Gegara Petasan di Alun-Alun Merdeka, Warga Khawatir Kendaraanya
Kekhusyukan Malam Lailatul Qadar Terganggu Gegara Petasan di Alun-Alun Merdeka, Warga Khawatir Kendaraanya

Kota Malang, blok-a.com – Kekhusyukan salat malam Lailatul Qadar terganggu diduga gegara sekelompok pemuda melempar petasan di Alun-alun Merdeka Kota Malang, Jumat (5/4/2024) dini hari tadi.

Salah satu warga sempat merekam kejadian sebuah petasan yang menyala tepatnya di air mancur Alun-alun Merdeka Kota Malang saat malam Lailatul Qadar itu.

Video yang direkam pun viral di media sosial. Akun Instagram @info_malang membagikan video tersebut.

Berdasarkan informasi di caption akun Instagram tersebut, warga tersebut memang sempat merekam video di Alun-alun Merdeka Malang. Warga tersebut nekat mendekam dan merekam karena khawatir kendaraanya terkena petasan.

“Seorang netizen di Twitter sempat merekam acara mercon@n di Alun-alun Merdeka Malang. Dalam pengakuannya, ia mendekat ke area mercon@n karena khawatir kendaraanya yang terparkir dekat area tersebut mendapatkan video di atas (petasan),” kata warga perekam video yang ditulis di dalam caption video akun Instagram @info_malang.

Bahkan, selain jemaah yang ada di sekitaran Alun-alun Merdeka, jemaah malam Lailatul Qadar di dalam masjid Agung Jami Kota Malang pun juga terganggu kekhusyukannya gegara petasan ini.

“Banyak jamaah salat malam di Masjid Jami yg menyayangkan menyalanya petas@n di malam yg dinantikan sebagai malam lailatul qadar ini,” jelasnya.

Bahkan, berdasarkan caption di @info_malang petasan yang dilempar tersebut juga ke area jemaah yang akhirnya menimbulkan kericuhan.

Untungnya dikabarkan pelaku pelempar petasan tersebut sudah tertangkap. Atas kejadian ini, satu orang dilaporkan terluka.

“Beberapa pemuda pun akhirnya diam@nkan warga karena kejadian ini, satu orang dilaporkan terluk@. Jumat (5/4/2024) 00.30,” tulis caption tersebut.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi. (bob)