Penghuni Kos asal Sidoarjo di Klojen Kota Malang Ditemukan Meninggal di Kamar, Anak Kebingungan Hingga Telpon Penjaga

Penghuni Kos asal Sidoarjo di Klojen Kota Malang Ditemukan Meninggal di Kamar, Anak Kebingungan Hingga Telpon Penjaga
Penghuni Kos asal Sidoarjo di Klojen Kota Malang Ditemukan Meninggal di Kamar, Anak Kebingungan Hingga Telpon Penjaga

Kota Malang, blok-a.com – Penghuni Rumah kos Nyaman Fif-fa Boarding House Jalan Kartini RT 03 RW 05 Kelurahan Klojen Kecamatan Klojen Kota Malang digemparkan adanya salah satu penghuni kos di kamar kos 408 lantai IV meninggal dunia dalam kondisi tertelungkup, Kamis (11/1/2024) pagi.

Informasi didapat awak media, korban diketahui berdasarkan KTP bernama Cesarius Tri Rahadi (49) warga Permata Alam Permai E-4 Gedangan Kabupaten Sidoarjo.

Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdianto mengatakan penemuan penghuni kos meninggal di kamar kos di Kecamatan Klojen Kota Malang itu sekitar pukul 07.00.

Pada saat itu penjaga kos bernama Budi ( 39 ) ditelpon oleh anak korban dan memberitahukan jika pada saat itu ayahnya dihubungi tidak diangkat.

“Pak Budi menyuruh rekannya kerjanya yakni Dwi Cahyono untuk mengecek kamar Nomor 408 tersebut, dan pada saat dicek kamar Nomor 408 dalam keadaan terkunci hingga Dwi mengetuk pintu kamar korban beberapa kali namun didalam tidak terdengar jawaban korban,” terang Ipda Yudi kepada awak media, Kamis (11/11/2024).

Lanjut kata Yuris sapaan akrabnya, mengetahui tidak ada jawaban dari korban, Dwi Cahyono menyampaikan hal tersebut kepada Budi. Budi menyuruh lagi rekannya supaya pintu dibuka dengan menggunakan kunci cadangan.

“Pada saat pintu berhasil dibuka diketahui korban sudah meninggal dunia dalam posisi tengkurap di sebelah utara tempat tidur hanya menggunakan celana dalam,” bebernya.

Mengetahui hal tersebut, penjaga kos langsung melaporkan ke petugas kepolisian setempat.

Mendapatkan laporan petugas Reskrim Polsek Klojen bersama Unit Inafis Polresta Malang Kota mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.

“Dari hasil olah TKP diketahui korban kos sejak tanggal 8 Oktober 2022.Pihak penjaga kos ( Budi) sering berkomunikasi dengan anak korban yang memberitahukan bahwa ayahnya mengalami sakit asma,” imbuhnya .

Berdasarkan pemeriksaan Unit identifikasi di TKP, ditemukan obat-obatan berupa obat batuk, obat pilek dan 5 obat asma semprot merk Inhaler.Selain itu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban diduga meninggal dunia sekitar 6 jam sebelum ditemukan oleh penjaga kos. Selanjutnya jenasah korban dievakuasi ke kamar jenasah RSSA Kota Malang untuk dimitakan visum,” pungkasnya. (ags/bob)