Kabupaten Malang, blok-a.com – Seorang pria di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang bikin gaduh. Dia diduga menodongkan senjata tajam berupa celurit ke temannya dan membuat ketakutan warga sekitar.
Senjata tajam itu ditodongkan dengan cara mengayunkannya ke temannya itu.
Polisi pun telah berhasil menangkap pria itu yang berinisial BM (54). Ternyata dia adalah tukang tambal ban sekaligus juru parkir.
Sementara itu, polisi telah mengetahui motif BM mengayunkan celurit itu ke temannya tersebut. Kanit Reskrim Polsek Gondanglegi, Iptu Arif Karnawa menjelaskan bahwa yang mendasari BM mengayunkan celurit itu karena masalah lahan parkir.
Pria tersebut berani mengayunkan celurit ke temannya di sekitar warung bakso di Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang juga karena dalam pengaruh minuman keras.
“Ketika sedang tambal ban, dia kan sedang minum, mungkin terpengaruh minuman keras. Tapi awalnya itu ada permasalahan dengan rekan parkir yang lain,” ujar Arif saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Kamis (18/1/2024).
Permasalahan lahan parkir tersebut, jelas Arif, bermula ketika pelaku selalu dikenakan tarif ketika menggunakan lahan parkir milik rekan jukirnya.
Namun ketika sebaliknya, pelaku tak mematok tarif. Hal tersebut yang diduga menjadi titik permasalah sehingga pelaku membawa sajam di lokasi kejadian.
“Jadi ketika dia (pelaku) memarkir kendaraan di sebrang jalan yang area temannya itu dia satu minggunya ditarik 15 ribu. Tapi ketika rekan parkirnya itu parkir di areanya terlapor ini, nah dia (rekan parkirnya) tidak bayar. Akhirnya jadi masalah,” bebernya.
Namun saat kejadian, kata Arif, rekanan jukirnya tak berada di lokasi kejadian. Saat itu pula, pelaku hanya mengayunayunkan celurit di area tempat tambal bannya.
“Waktu kejadian tidak ada rekannya. Hanya mengacungkan celurit ke orang orang lewat di jalan,” jelasnya.
Beruntungnya tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun warga di sekitar lokasi kejadian sempat ketakutan dikarenakan pelaku membawa senjata tajam (sajam).
“Ya mungkin (warga) takut juga, karena membawa senjata tajam. Karena pasti orang lewat atau orang di sekitar situ kalau ada orang membaw senjata tajam dengan istilahnya ngamuk ya pasti ketakutan,” ujarnya.
Arif menambahkan, hingga saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap pelaku.
“Dia asli orang Gondanglegi Wetan, saat ini masih kita periksa dulu,” pungkasnya.
Sebelumnya, sempat viral di media sosial (medsos) seorang pria terekam video warga tengah mengayunkan celurit di wilayah Gondanglegi, Kabupaten Malang pada Rabu (17/1/2024) malam.
Dalam video yang berdurasi kurang dari satu menit itu menerangkan bahwa, terdapat pria membawa senjata tajam (sajam) celurit yang diduga ingin membacok seorang temannya.
Dalam video yang sama juga diterangkan bahwa lokasi kejadian tepat berada di depan salah satu warung bakso di kawasan Pasar Gondanglegi, Kabupten Malang, sekitar pukul 19.30 WIB.
Kasi Humas Polres Malang, Ipda Muhammad Adnan mengatakan, setelah mendengar laporan warga atas video viral tersebut, polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian guna memeriksa situasi.
Namun di lokasi keadian, polisi sudah tidak mendapati pelaku, diduga telah meninggalkan tempat kejadian.
“Awalnya kami mendapat informasi video viral di media sosial dengan narasi ada seorang pria bawa sajam mau membacok seseorang di wilayah Kecamatan Gondanglegi. Karena membahayakan masyarakat, petugas kemudian segera turun ke lokasi untuk memeriksa,” ujar Adnan saat dikonfrimasi di Polres Malang, Kamis (18/1/2024). (ptu/bob)








