Total 40 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Kabupaten Malang

Rumah rusak akibat angin kencang di Kabupaten Malang (dok. BPBD Kabupaten Malang for blok-a)
Rumah rusak akibat angin kencang di Kabupaten Malang (dok. BPBD Kabupaten Malang for blok-a)

Kabupaten Malang, blok-a.com – Jumlah rumah rusak akibat hujan deras disertai angin kencang di Kabupaten Malang pada Minggu (28/9/2025) sore terus bertambah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat, total ada 40 rumah dan satu bangunan sekolah terdampak.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan hasil assessment terbaru menunjukkan ada tambahan 18 rumah yang dilaporkan rusak.

“Di Kecamatan Kepanjen ada 21 rumah rusak sedang. Sedangkan di Kecamatan Gondanglegi ada 18 rumah rusak, dari jumlah tersebut 8 rumah rusak parah dan 10 rumah rusak sedang,” ujar Sadono, Selasa (30/9/2025).

Selain rumah warga, satu bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Urek-urek, Kecamatan Gondanglegi juga dilaporkan mengalami rusak berat. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap bangunan.

BPBD bersama Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) diterjunkan untuk melakukan asesmen serta pembersihan material secara manual. Selain itu, bantuan logistik mulai disalurkan untuk memenuhi kebutuhan darurat warga.

“Bantuan yang kami salurkan meliputi paket sembako, family kit, 15 paket kebersihan, dan 9 lembar terpal sesuai kebutuhan warga terdampak,” lanjutnya.

Sadono menegaskan penanganan bencana ini dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah desa dan kecamatan, hingga relawan dan unsur swasta.

“Kami berkoordinasi secara rutin dengan pemerintah setempat dan OPD terkait. Penanganan ini juga melibatkan Muspika, Tagana, PMI, serta masyarakat,” jelasnya.

BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Malang dan sekitarnya.

“Masyarakat dihimbau untuk tetap berhati-hati dan waspada adanya bencana hidrometeorologi,” pungkas Sadono. (yog)