DPRD Kota Malang Bakal Panggil Sejumlah Dinas, Minta Keterangan Acara Pemkot Bagi-Bagi Kaus Wahyu Hidayat

DPRD Kota Malang Perketat Pengawasan Agar ASN Tetap Netral Jelang Pilkada 2024
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika

Kota Malang, blok-a.com – DPRD Kota Malang mulai pelototi sejumlah acara yang digelar Wahyu Hidayat sebagai Pj Wali Kota Malang jelang Pilkada Kota Malang 2024.

Sebab, dalam beberapa kegiatan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang bertatap muka langsung dengan sejumlah golongan masyarakat akhir-akhir ini, terlihat dibagikan kaus dengan gambar wajah Wahyu.

Seluruh kegiatan tersebut adalah kegiatan yang diagendakan Pemkot Malang melalui berbagai dinas.

Beberapa kegiatan tersebut seperti dua agenda Ngangkut (Ngobrol Bareng ANgkutan Kota) di Terminal Arjosari dan Terminal Madyopuro yang dilaksanakan Dishub, Cangkrukan Petugas Kebersihan oleh DLH, serta agenda Mini Job Fair oleh Disnaker PMPTSP.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika menegaskan bahwa sejak pengajuan surat pengunduran diri Wahyu, pihak legislative akan bersikap lebih tegas dalam mengawasi setiap kegiatan agar tidak disalahgunakan sebagai kampanye terselubung.

“Sekarang sejak ada surat pengunduran diri ini kita akan bersikap lain. Karena ini bagian bahwa niatnya sudah jelas, sekarang sudah tidak lagi menyampaikan ‘oh itu kegiatan masyarakat’,” ujar Made.

Dari empat agenda yang disebutkan di atas, dua agenda dilaksanakan sebelum Wahyu menyatakan akan mengundurkan diri. Sementara dua agenda terakhir, yaitu Cangkrukan Petugas Kebersihan dan Mini Job Fair dilaksanakan pada hari Kamis, sehari setelah Wahyu menyatakan niatnya untuk mundur sebagai ASN.

Berhubungan dengan hal ini, Made mengatakan akan menindaklanjuti adanya atribut-atribut yang berbau sosialisasi tersebut, jika terbukti digunakan untuk kampanye terselubung dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan Pemkot Malang.

“Yang begini-begini (pembagian kaus bergambar Wahyu) kami akan menindaklanjuti masalah ini. Kami akan meminta dinas terkait untuk memberikan penjelasan sebagai pengawasan,” terang Made.

Made menegaskan fokus DPRD Kota Malang saat ini adalah untuk memastikan tidak adanya penyalahgunaan kekuasaan selama jabatan Pj Wali Kota Malang masih menempel kepada Wahyu.

Wahyu sendiri masih akan menjabat dan menjalankan tugas sebagai Pj Wali Kota Malang hingga ada sosok yang dilantik sebagai penggantinya nanti.

“Yang sudah dilaksanakan, ya sudah. Namun, hal ini akan kami tanyakan untuk memastikan apakah itu ada. Jika tidak ada penjelasan yang memuaskan, kami akan melaporkannya. Ini akan dibahas dalam rapat hari Senin ini,” jelas Made.