Kota Malang, blok-a.com – Calon Walikota Malang, Wahyu Hidayat punya cara untuk menekan angka pengangguran di Kota Malang.
Saat ini berdasarkan data dari BPS Kota Malang, pengangguran di Kota Malang hingga akhir 2023 ini ada di angka 31.286.
Hal itu ia sampaikan ke blok-a.com di sela kegiatan sosialisasi di salah satu kampung di Kota Malang beberapa waktu lalu.
Wahyu menyampaikan, untuk menekan angka pengangguran di Kota Malang ini harus menarik perusahaan-perusahaan untuk berinvestasi di Kota Malang. Jika ada perusahaan hadir di Malang, maka angkatan kerja yang belum mendapat pekerjaan bisa terserap.
Dalam hal ini, Wahyu bercerita saat menjadi Pj Wali Kota Malang, perusahaan yang berinvestasi di Malang ini meningkat.
“Pengangguran itu pertama kan harus banyak investasi dari perushaaan-perusahaan datang ke Kota Malang. Kan saat saya jadi Pj Walikota kemarin naik drastis,” jelasnya ke blok-a.com.
Setelah adanya perusahaan yang hadir dan berinvestasi itu, Wahyu bakal menyesuaikan kebutuhan dari perusahaan itu.
Jika ada syarat yang spesifik untuk tenaga kerja yang dibutuhkan di perushaaan itu, Wahyu bakal membuat pelatihan pra kerja.
“Perusahaan kan pasti ada spesifikasi untuk kebutuhan tenaga kerja itu nanti akan saya buat untuk pelatihan, agar mereka cocok untuk bekerja di posisi di perusahaan itu,” tuturnya.
Wahyu pun berjanji akan melakukan skema demikian jika terpilih menjadi Walikota Malang. Dia pun dan Calon Wakil Walikota Malang, Ali Muthohirin sudah punya koneksi dan siap untuk berinvestasi di Kota Malang. Perusahaan itu ada yang berskala nasional hingga internasional.
“Kita akan fasilitasi mereka dan mereka melihat ada potensi untuk mengembangkan perusahaan di Kota Malang,” tambahnya.
Calon Walikota Malang dari Paslon WALI ini juga menambahkan, saat mengurus perizinan, bakal ada klausul yang akan diberikannya agar perusahaan memprioritaskan menarik pekerja asli Kota Malang.
“Kita melakukan perizinan salah satu syaratny adalah memprioritaskan pekerja asli Kota Malang,” tutupnya.(bob)








